Iklan
Iklan
News

Usai Kanit Reskrim, Kini Giliran Kapolseknya yang Dicopot

Usai Kanit Reskrim, Kini Giliran Kapolseknya yang Dicopot

MEDAN - Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan dicopot dari jabatannya, karena mentersangkakan pedagang wanita yang dipukuli preman. Setelah Kanit, kini giliran Kapolsek Percut Sei Tuan, AKP Janpiter Napitupulu yang dicopot pada Kamis (14/10). Keduanya dianggap tidak profesional saat melaksanakan jabatannya. Ketidakprofesionalan itu terkait penetapan tersangka kepada pedagang cabai wanita, Liliwari Iman Gea yang dianiaya preman di Pasar Gambir, Deli Serdang, Sumatera Utara. Kapolsek Percut Sei Tuan AKP Janpiter Napitupulu dimutasi ke pelayanan masyarakat (yanma) Polda Sumatera Utara. Sementara Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan, Iptu Mambela Karo-karo dimutasi ke Polrestabes Medan. Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan AKP Janpiter dimutasi ke Yanma Polda Sumatera Utara dalam rangka pemeriksaan Propam Polri. “Kapolsek Percut Sei Tuan saat ini sudah dimutasikan. Hal tersebut tertuang dalam surat telegram Kapolda yang bersangkutan dimutasikan sebagai perwira yanma Polda Sumut dalam rangka pemeriksaan Propam,” kata Ramadhan dalam keterangannya, Kamis (14/10). Dijelaskannya, posisi Kapolsek Percut Seituan nantinya akan dijabat oleh Kompol Muhammad Agus Setiawan. Menurutnya, pencopotan ini bentuk ketegasan Polri atas ketidakprofesionalan jajarannya. Ramadhan menuturkan sanksi yang akan diberikan kepada AKP Janpiter akan diputuskan setelah pemeriksaan oleh Propam Polda Sumatera Utara. “Tentunya terkait ketidak profesionalannya dalam melaksanakan tugas. Tentu hal ini akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut selain hukuman administrasi saat ini proses pemeriksaan oleh Bidang Propam Polda Sumut sedang berjalan,” tukasnya. Kapolsek Percut Sei Tuan dicopot buntut penetapan tersangka pedagang cabai wanita yang dianiaya preman di Pasar Gambir yang bernama Liliwari Iman Gea. Sebagai informasi, Kapolsek dan Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan dicopot dari jabatannya buntut penetapan tersangka pedagang cabai yang dianiaya preman bernama Liliwari Iman Gea di Pasar Gambir, Deli Serdang, Sumatera Utara. Keduanya telah terbukti melakukan penyidikan secara tidak profesional lantaran menetapkan pedagang cabai Liliwari Iman sebagai tersangka. Mereka telah resmi diberhentikan sejak, Kamis (14/10). AKP Janpiter Napitupulu sebelum meninggalkan lokasi, Janpiter mengucapkan salam perpisahan kepada para anggota yang selama ini bertugas di Polsek Percut Sei Tuan. Saat memberikan kata sambutan, atlet karateka ini terlihat berurai air mata sembari mengucapkan sepatah dua kata. “Maafkan saya kalau saya sering memarah-marahi kalian,” ujarnya kepada anggota dengan suara terisak tangis. “Selaku kapolsek saya banyak kekurangan kepada kalian. Terkadang saya harus marah, merepet kepada kalian. Tetapi semuanya untuk kebaikan, supaya kita berhasil,” katanya. Selanjutnya Kapolsek pamit kepada anggotanya. Saat pamit ini, Kapolsek berbarengan bersama dengan Kanit Reskrim. Selanjutnya dia pun keluar menuju halaman luar dengan disambut oleh petugas yang sembari berpelukan dan menitikkan air mata. Kanit Reskrim Polsek Iptu Mambela Karo-karo melanjutkan ke tempat barunya di Polrestabes Medan. Sementara Kapolsek dimutasi ke Polda Sumut.(rdrtgl)

Berita Terkait