News

Harga Jagung dan Kedelai Berjangka Merangkak Naik

Harga Jagung dan Kedelai Berjangka Merangkak Naik

    JAKARTA - Harga jagung dan kedelai berjangka Chicago merangkak naik, Kamis, menemukan dukungan grafik setelah penurunan tajam selama dua sesi terakhir karena proyeksi pasokan biji-bijian Amerika yang lebih tinggi dari perkiraan. Ini merupakan pekan yang sulit bagi pasar jagung dan kedelai. Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), Selasa, merilis proyeksi kedua tanaman itu di AS yang berada di atas ekspektasi rata-rata analis, mengirim harga berjangka anjlok. Tetapi pada Kamis, kata para pedagang, pasar mulai stabil karena investor menunjukkan minat beli. Gandum berjangka, yang terseret lebih rendah pada sesi Selasa oleh kejatuhan harga jagung, juga meningkat, didukung permintaan yang kuat dari importir dan pengetatan ketersediaan di negara-negara eksportir utama, demikian mengutip laporan  Reuters,  di Chicago, Kamis (14/10/2021) atau Jumat (15/10/2021) pagi WIB. BACA JUGA: IHSG Lanjutkan Tren Penguatan, Simak Rekomendasi Analis "Apa yang kita lihat hari ini adalah  dead cat bounce  (harga mengalami kenaikan sementara dalam kondisi tren yang sedang turun) karena kita terlalu jenuh jual," kata Don Roose, Presiden US Commodities di West Des Moines, Iowa. Namun, pedagang mengatakan mereka tetap agak berhati-hati dalam membuat pergerakan besar pada biji-bijian karena ketidakpastian tentang laju ekspor dalam beberapa pekan mendatang. "Sisi penawaran pasar adalah cerita  bearish,"  kata Roose. "Tetapi kita melihat aksi beli dalam dua hari terakhir, dan itu bisa menjadi  bullish  jika penjualan ekspor biji-bijian meningkat." Eksportir Amerika menjual 132.000 ton kedelai untuk pengiriman ke tujuan yang tidak diketahui selama tahun pemasaran 2021/2022, USDA melaporkan pada Kamis. Rabu, kementerian itu mengatakan eksportir AS menjual 330.000 ton kedelai untuk pengiriman ke China selama tahun pemasaran 2021/2022, dan 161.544 ton jagung untuk pengiriman ke tujuan yang tidak diketahui selama periode yang sama. Kontrak jagung yang paling aktif di Chicago Board of Trade (CBOT) ditutup melonjak USD4,5 menjadi USD516,75 per bushel. Kedelai CBOT ditutup naik USD11 menjadi USD1.206,25 per bushel. Gandum CBOT menguat USD6 menjadi USD724,75 per bushel. (git/fin)

Berita Terkait