23, October, 2021

Kemendikbudristek: Tak Boleh Ada Diskriminasi Kepada Siswa Belajar dari Rumah Selama PTM Terbatas

JAKARTA – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menegaskan, bahwa tidak boleh ada diskriminasi untuk murid yang memilih tetap belajar dari rumah selama Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas.

“Tidak boleh ada diskriminasi kepada anak yang belajar dari rumah atau pertemuan tatap muka di sekolah,” kata Direktur Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Sri Wahyuningsih, Kamis (14/10/2021).

Sri mengatakan, murid yang memilih untuk tetap belajar dari rumah ketika sekolah sudah mengadakan pembelajaran tatap muka terbatas diperbolehkan karena partisipasi anak tergantung dari izin orang tua.

“Tidak masalah jika orang tua tidak mengizinkan anak belajar di sekolah karena alasan tertentu seperti anak memiliki penyakit komorbid dan belum divaksinasi covid-19,” ujarnya.

Kendati begitu, kata Sri, ada konsekuensi yang harus dihadapi orang tua ketika anak tetap belajar dari rumah, yakni mendampingi agar anak mendapatkan ilmu yang sama seperti di sekolah.

“Jika pembelajaran di sekolah berlangsung secara bauran atau hybrid, anak bisa tetap mendapatkan ilmu meski berada dari rumah,” imbuhnya.

Namun, untuk sekolah-sekolah yang tidak memiliki fasilitas untuk menjalankan pembelajaran secara bauran, baik guru dan orang tua perlu berkomunikasi agar anak juga mendapatkan materi meski tidak datang ke sekolah.

“Guru tentunya harus proaktif berkomunikasi dengan orangtua menyampaikan materi yang disampaikan, jadi orang tua bisa memantau aktivitas dan penugasan dari guru,” katanya.

Sri menegaskan, guru dan sekolah harus memberikan hak belajar untuk anak. Diskriminasi soal penilaian juga tidak boleh dilakukan untuk anak yang masih belajar dari rumah di tengah PTM terbatas.

“Penilaian harus diberikan secara adil dan bijaksana, tidak boleh karena belajar di rumah nilainya dikurangi, itu tidak boleh,” pungkasnya. (der/fin)

 

Rekomendasi Berita Terbaru

Populer