News

Rupiah Diperkirakan Menguat, Terkerek Harga Komoditas

  JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berpeluang menguat hari ini, Kamis (7/10/2021), didukung kenaikan harga komoditas. Mengutip data Bloomberg, Kamis (7/10/2021) pukul 09.10 WIB, kurs rupiah tengah diperdagangkan pada level Rp14.244 per dolar AS, menguat 8 poin atau 0,06 persen dari penutupan pasar spot pada Rabu (6/10/2021) di level Rp14.252 per dolar AS. Pengamat pasar keuangan, Ariston Tjendra mengatakan bahwa nilai tukar rupiah berpeluang menguat karena sentimen pasar terhadap aset berisiko terlihat membaik pagi ini dengan kenaikan indeks saham. BACA JUGA: IHSG Ditarget Kenaikan, 4 Saham Jadi Rekomendasi "Harga komoditas yang naik juga bisa membantu penguatan rupiah karena komoditas masih menjadi pendorong utama kenaikan surplus neraca perdagangan Indonesia," kata Ariston dalam keterangan tertulis, Kamis pagi. Tapi disisi lain, ekspektasi tapering AS masih membayangi pergerakan nilai tukar. Kemarin data tenaga kerja AS dirilis lebih bagus dari ekspektasi. Hal ini bisa menguatkan ekspektasi tapering di bulan November. Ekspektasi ini juga terefleksi di yield obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun tang terlihat menaik di atas 1,5 persen. "Hal ini bisa menekan mata uang garuda menjadi melemah terhadap dolar AS hari ini," pungkas Ariston. Ariston memprediksi hari ini nilai tukar rupiah mungkin bisa menguat ke kisaran Rp14.240 per dolar AS dengan potensi pelemahan ke kisaran Rp14.280 per dolar AS. (git/fin)

Berita Terkait