News

Jurus WSKT Lepas Dari Jerat Utang Rp90 Triliun

Jurus WSKT Lepas Dari Jerat Utang Rp90 Triliun

    JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk tengah berusaha keras untuk menyelesaikan utang perusahaan yang jumlahnya mencapai puncak, Rp90 triliun pada 2019 lalu. Berbagai usaha dilakukan emiten berkode saham WSKT tersebut, salah satunya yakni melakukan pembicaraan dengan Indonesia Investment Authotity (INA) untuk melakukan divestasi pada 13 ruas tol miliknya. Pembicaraan dengan INA itu untuk membahas rencana divestasi tiga ruas tol Trans Jawa, yaitu Tol Pasuruan - Probolinggo, Tol Kanci - Pejagan dan Tol Pejagan - Pemalang. Selain itu, pada akhir 2021 ini, WSKT juga menargetkan divestasi dua ruas tol lainnya, yaitu Tol Cibitung - Tanjung Priok kepada Pelindo II, dan ruas Tol Cimanggis - Cibitung kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Secara umum, penurunan utang WSKT jika 13 ruas tol bisa divestasi diperkirakan mencapai Rp41 triliun. "Sebetulnya investornya ini sudah banyak, kenapa belum proses karena sebagian dari 13 ruas tol ini kan masih sebagian selesainya. Harapannya nanti target kami di 2023 itu selesai, ya mudah-mudahan sebagian besar itu di akhir 2022, nanti kan lebih mudah untuk kami tawarkan," ujar Dirut WSKT Destiawan Soewardjono beberapa waktu lalu. [caption id="attachment_563025" align="alignnone" width="666"]Trend Pergerakan Saham WSKT (TradingView) Trend Pergerakan Saham WSKT (TradingView)[/caption] Selain dengan dibestasi, WSKT juga berusaha menyelesaikan utang dengan cara berburu nilai kontrak baru (NKB). Tercatat hingga Agustus 2021, NKB yang sudah didapat mencapai Rp10,8 triliun. "Realisasi target NKB telah mencapai 52,68 persen dari target yang dipasang sebesar Rp20,5 triliun untuk tahun ini," ungkap Destiawan. BACA JUGA: 21 Bank Dukung Restrukturisasi Utang Waskita Sebelumnya, WSKT berhasil bernegosiasi dengan 21 bank pemberi kredit dan mendapatkan dukungan penuh pada proses restrukturisasi utang Waskita Induk dengan total fasilitas kredit sebesar Rp29,2 triliun atau 100 persen dari total utang yang direstrukturisasi. Dengan lancarnya divestasi dan nilai kontrak baru, WSKT menargetkan pada 2025 dapat menyelesaikan utang Rp90 triliun tersebut. (git/fin)

Berita Terkait