News . 24/09/2021, 12:07 WIB

Atasi Problem Ketenagakerjaan, Kartu Prakerja Tidak Bisa Sendirian

Penulis : Admin
Editor : Admin

JAKARTA - Dengan potensi besar yang dimilikinya, Kartu Prakerja terbukti efektif menjalankan fungsi sebagai program peningkatan keterampilan angkatan kerja Indonesia, namun program ini tak bisa bekerja sendirian dalam mewujudkan visi ‘Sumber Daya Manusia Unggul Menuju Indonesia Maju 2045’.

Di luar peningkatan skill angkatan kerja yang salah satunya diemban oleh Kartu Prakerja, pemerintah juga harus mempersiapkan strategi untuk penciptaan lapangan kerja lebih luas, termasuk dengan mengundang investasi lebih besar ke dalam negari.

Pernyataan itu disampaikan pengamat ekonomi dari Center of Reform on Economic (CORE), Yusuf Rendy Manilet, pada ‘Dialog Produktif Kabar Kamis Forum Merdeka Barat 9’ Komite Penanganan Covid dan Pemulihan Ekonomi Nasional, dikutip Jumat (24/9/2021). 

Rendy menyatakan bahwa Kartu Prakerja merupakan progam unik, yang awalnya didesain bukan untuk pandemi, melainkan dalam visi peningkatan kualitas sumber daya manusia. Saat ini, Kartu Prakerja telah menjadi bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) klaster perlindungan sosial dan menyediakan pilihan kelas pelatihan yang sangat beragam sehingga dinilai inklusif.

Menurut Rendy, Kartu Prakerja bisa menjadi bantalan sementara di masa pandemi karena peserta mendapatkan pelatihan kompetensi serta insentif yang dapat meningkatkan daya beli.

“Berkat pandemi, masyarakat jadi tahu tentang keberadaan Kartu Prakerja untuk peningkatan keterampilan. Program ini sangat berpotensi menjadi acuan dan pilar pengembangan sumber daya manusia di Indonesia, serta menjadi sarana inkubasi mendukung upaya pemerintah dalam mencetak wirausaha,” paparnya.

Narasumber lain dalam diskusi ini yakni founder ‘Kita Kompeten’, Ilham Rahmanto. ‘Kita Kompeten’ merupakan salah satu lembaga pelatihan di ekosistem Kartu Prakerja yang berasal dari daerah, yakni Kalimantan Timur.

BACA JUGA: Pemerintah Targetkan 2,5 Juta Petani Milenial

Ilham Rahmanto menjelaskan, ‘Kita Kompeten’ memberikan pelatihan terkait sektor industrial, khususnya sertifikasi yang menjadi syarat untuk bekerja. Misalnya, sertifikasi keselamatan dan kesehatan Kerja yang penting untuk bekerja di industri minyak dan pertambangan. Selain itu, ‘Kita Kompeten’ berencana membuka pelatihan kewirausahaan.

Tidak berhenti pada pemberian pelatihan, ‘Kita Kompeten’ juga membantu peserta untuk mendapatkan pekerjaan atau mengikuti ujian kompetensi berikutnya yang diakui Badan Nasional Sertifikat Profesi (BNSP). Bantuan tersebut dalam bentuk pendampingan, subsidi, dan juga permodalan.

“Kami berkolaborasi dengan asosiasi terkait industri, seperti asosiasi pengelasan di Kalimantan Timur. Selain itu, kami memberikan subsidi sehingga para peserta pelatihan Prakerja bisa mengikuti sertifikasi kompetensi dari lembaga sertifikasi profesi yang diakui secara nasional dan internasional,” urainya.

Sebagai solusi untuk peserta Kartu Prakerja yang mengalami kendala akses internet, tersedia ‘Rumah Prakerja Kita Kompeten’ yang tersebar di beberapa wilayah Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

“Inisiatif menyediakan rumah belajar bersama karena ada masyarakat yang memiliki keterbatasan akses informasi, koneksi, atau paket data. Di rumah tersebut, kami menyediakan wifi, petugas yang membantu, juga fasilitas penunjang kenyamanan,” tutur Ilham.

Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari mengapresiasi langkah yang dilakukan lembaga pelatihan seperti ‘Kita Kompeten’ dengan memberikan motivasi dan pendampingan untuk memajukan para peserta pelatihan.

“Dalam pelaksanaannya, Kartu Prakerja menjalin kolaborasi dengan banyak pihak, baik pemerintah maupun lembaga pemberi pelatihan. Kami membuka kesempatan luas bagi semua lembaga pelatihan, baik di pusat maupun daerah, untuk bergabung dalam ekosistem Prakerja,” ungkapnya.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id