SKD CASN berbasis CAT Perlu Perbaikan
JAKARTA - Anggota Komisi II DPR RI Ibnu Mahmud Bilalludin menekankan perlu adanya sejumlah perbaikan. Hal ini terkait pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Aparatur Sipil Negara (CASN).
Walaupun sudah berjalan dengan tertib dan teratur di tahun ini, ia ingin pemerintah terus berbenah. Salah satunya terkait sistem Computer Assisted Test (CAT) agar Badan Kepegawaian Negara (BKN) memiliki sistem perekrutan yang lebih baik.
“Harus ada evaluasi secara berkala untuk memperbaiki sistem penerimaannya mulai dari urutan tata kerjanya, baik alat fisik maupun non-fisiknya." tutur Ibnu dilansir dari laman resmi DPR, Kamis (23/9).
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini melanjutkan, evaluasi secara berkala menjadi sangat penting. Untuk membangun birokrasi mumpuni yang diisi oleh orang-orang yang kapabel.
Tidak hanya itu, orang-orang dari hasil perekrutan tersebut harus bisa berkontribusi hingga pada tingkat tertinggi.
Menyoroti pelaksanaan SKD CASN berbasis CAT, ia ingin Badan Kepegawaian Negara (BKN) meningkatkan kualitas seleksi berbasis CAT. Harapannya, alat tes ini bisa turut dibangun untuk mencocokan antara kualifikasi SDM yang inginkan dengan kebutuhan organisasi yang dimiliki.
"Jangan sampai ada deviasi." tegas Ibnu. Dengan ditingkatkan kualitas seleksi berbasis CAT tersebut, Ia ingin melihat dampak dalam lima atau sepuluh tahun ke depan. Apakah hasil saringan dari penggunaan tes berbasis CAT menunjukan performa yang sesuai dengan harapan. (khf/fin)