News

Disentil Jokowi Soal Mafia Tanah, Begini Respon Polri

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Polri tak ragu-ragu dalam memberantas mafia tanah. Dan memastikan jangan sampai ada aparat penegak hukum yang mem-"backingi" mafia tanah tersebut guna memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono memastikan Polri akan menjalankan instruksi Presiden Jokowi mengusut dan memberantas mafia tanah di Indonesia. Seluruh jajaran Polri baik di tingkat markas besar (Mabes), maupun Polda, hingga Polres dan Polsek telah mendengar instruksi tersebut.

"Itu (instruksi, red) jadi perhatian, Presiden menginformasikan, mengintruksikan kepada Polri untuk mengusut tuntas masalah kasus mafia tanah, tentunya dan pasti instruksi dari Presiden akan dilaksanakan untuk memberi kepastian kepada masyarakat," ujarnya, Kamis (23/9).

Ditegaskannya, Polri akan bekerja maksimal dalam mengusut mafia tanah, termasuk menindak apabila ada aparat yang bermain di dalamnya.

Meski demikian, Polri tetap berpegang pada azas "equality before the law" dalam penanganan perkara mafia tanah. Masyarakat juga diminta agar melaporkan dan mempercayakan Polri dalam menuntaskan kasus mafia tanah,.

"Silakan saja, kalau ada laporan mafia tanah laporkan saja, sudah jelas instruksi Presiden dan sudah pasti Polri akan menegakkan hukum. Siapa pun sekali lagi azas 'equality before the law' bahwa siapa pun sama di hadapan hukum yang berlaku di negeri ini," ujarnya.

Sebelumnya Presiden Jokowi menegaskan bahwa pemerintah akan berkomitmen penuh untuk memberantas mafia-mafia tanah. Polri diminta tidak ragu-ragu mengusut mafia tanah yang ada. Dan memastikan jangan sampai ada aparat penegak hukum yang mem-"backingi" mafia tanah tersebut. Polri harus memperjuangkan hak masyarakat dan tegakkan hukum secara tegas.(gw/fin)

Berita Terkait