News

Pakar: Lihat Ferdinand Hutahean Senang Sekali Jika Anies Jadi Tersangka

JAKARTA- Pakar hukum tata negara, Refly Harun heran dengan para pendukung Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang terus menerus membenci dan menyerang Gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan. Padahal, Jokowi tidak berkompetisi dengan Anies Baswedan di 2024.

"Kenapa pendukung Jokowi tidak suka Anies Baswedan?, padahal Jokowi tidak akan tidak akan berkompetisi di 2024. Toh belum tentu juga Anies Baswedan menjadi saingannya siapa pun yang dijagokan kubu Jokowi. Toh bisa jadi Anies Baswedan berpasangan dengan Puan Maharani," ujar Refly Harun di kanal YouTube-nya, Rabu (22/9/2021).

Refly melihat ketidaksukaan pendukung Jokowi kepada Anies ketika mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu diperiksa KPK sebagai saksi kasus dugaan kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, Jakarta Timur, Selasa kemarin.

Menurut Refly, ketidaksukaan pendukung Jokowi ke Anies Baswedan membuat mereka tidak objektifitas.

"Ketidaksukaan pendukung Jokowi terhadap Anies Baswedan itu terlalu kentara. Sehingga tidak bisa punya objektifitas. Objektifitas adalah, kalau korupsi ya katakan korupsi. Kalau gak korupsi jangan diada-adakan," ungkapnya.

Dia menyoroti Ferdinand Hutahaean yang nampak senang Anies diperiksa, Padahal, Anies tidak sendiri, ada pula Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi dari PDIP.

"Kita lihat nih, Ferdinand Hutahaean senang sekali kalau Anies Baswedan dijadikan tersangka. Padahal yang diperiksa itu bukan saja Anies Baswedan, namun juga Prasetyo Adi. Yang merupakan ketua DPRD dari PDIP. Tapi tidak ada orang yang mempermasalahkan Prasetyo Adi. Mungkin karena tingkat popularitas," katanya.

"Ya begitulah yang namanya Anies Baswedan, benar saja dipersoalkan apalagi salah," tuturnya. (dal/fin).

Berita Terkait