Iklan
Iklan
News

Mendag: Nilai Ekspor UMKM Baru 5 Persen

×

JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat, nilai ekspor dari pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) saat ini hanya 5 persen dari total nilai ekspor RI. Sedangkan sisanya berasal dari pengusaha besar.

Padahal, berdasarkan data Kemendag, jumlah UMKM masih mendominasi pasar ekspor indonesia. Artinya, sari total 16 ribu eksportir, sekitar 85 persen atau 13.600 di antaranya merupakan pelaku UMKM.

"Kalau kami lihat jumlah dari 16 ribu eksportir, 85 persen adalah UMKM. Tapi permasalahannya, UMKM hanya 5 persen dari nilai ekspor itu. Sedangkan 95 persen value dari pengusaha besar," kata Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, Sabtu (18/9/2021).

"Pelaku UMKM yang memasarkan produknya dengan teknologi atau e-commerce bisa meraup nilai tambah," sambungnya.

Mengutip studi Asian Development Bank (ADB), UMKM yang melek teknologi meraup nilai lebih 36 persen dari sebelum menggunakan platform digital. 

"Oleh karena itu, digitalisasi adalah kunci agar pelaku UMKM bisa bersaing dengan pelaku usaha besar baik secara kuantitas maupun nilai," ujarnya.

Dengan demikian, Lutfi menargetkan pada tahun depan dapat menarik setidaknya 1 juta pelaku usaha ke platform digital, baik yang berjualan di dalam negeri maupun yang membidik pasar ekspor.

"Kita pastikan produk UMKM bisa bersaing di pasar global, caranya lebih memperbanyak eksportir" pungkasnya. 

Berita Terkait