17, October, 2021

Jaksa Ungkap Eks Bupati Kutai Kartanegara Suap Eks Penyidik KPK Rp5,1 M

JAKARTA – Mantan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari disebut menyuap eks penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju senilai total Rp5,197 miliar. Suap itu disebut diberikan untuk mengurus pengembalian aset yang disita KPK terkait tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan peninjauan kembali (PK).

“Bahwa uang yang diperoleh terdakwa Stepanus Robin Pattuju dan Maskur Husain terkait kepentingan Rita Widyasari adalah sejumlah Rp5.197.800.000,” kata jaksa penuntut umum (JPU) KPK Lie Putra Setiawan membacakan surat dakwaan Robin dan pengacara Maskur Husain di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (13/9).

Dikatakan, semula pada Oktober 2020, Robin dikenalkan kepada Rita Widyasari oleh Wakil Ketua DPR dari fraksi Partai Golkar Azis Syamsuddin.

Seminggu kemudian Robin bersama Maskur Husain datang ke Lapas Kelas IIA Tangerang menemui Rita Widyasari dan menyampaikan dirinya merupakan penyidik KPK dengan memperlihatkan kartu identitas serta memperkenalkan Maskur Husain sebagai pengacara.

Pada saat itu, Robin dan Maskur meyakinkan Rita bahwa mereka bisa mengurus pengembalian aset-aset yang disita KPK terkait tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan peninjauan kembali (PK) yang diajukan Rita dengan imbalan sejumlah Rp10 miliar.

Bila pengembalian aset berhasil, Maskur meminta bagian 50 persen dari total nilai aset.

“Maskur Husain menyampaikan bahwa ‘lawyer fee’ sejumlah Rp10 miliar tersebut lebih murah daripada yang biasanya dia minta, di mana hal tersebut bisa karena ada terdakwa Stepanus Robin Pattuju sebagai penyidik KPK bisa menekan para hakim PK, dan akhirnya Rita setuju memberikan kuasa kepada Maskur Husain,” tutur jaksa.

Rekomendasi Berita Terbaru

Populer