News . 09/09/2021, 15:23 WIB

TNI-Polri Dapat Kucuran Rp1,2 Triliun

Penulis : Admin
Editor : Admin

JAKARTA - TNI-Polri mendapat kuncuran anggaran senilai Rp1,2 triliun. Namun, anggaran tersebut bukan untuk kebutuhan TNI-Polri. Anggaran itu untuk disalurkan ke pelaku usaha kecil menengah (UKM).

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan TNI-Polri akan menerima alokasi anggaran Rp1,2 triliun. Dana tersebut untuk membantu pemerintah menyalurkan bantuan ke UKM dan pedagang kaki lima (PKL) yang terdampak pandemi COVID-19.

“Kami berharap dana ini bisa kita sampaikan Rp600 miliar untuk TNI dan Rp600 miliar untuk Polri kemudian diteruskan kepada masyarakat terutama PKL. Jadi ini dananya Rp1,2 triliun,” katanya, Kamis (9/9).

Diutarakannya, selama ini bantuan untuk UKM disalurkan melalui Kementerian Koperasi dan UKM yang bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UKM di masing-masing daerah.

“Ini sudah lebih dari 12 juta UMKM dan PKL yang mendapatkan bantuan masing-masing Rp1,2 juta,” ujarnya.

Anggaran Rp1,2 triliun disalurkan ke TNI-Polri juga takl terlepas dari arahan Presiden Joko Widodo yang memutuskan melibatkan TNI-Polri dalam penyaluran bantuan kepada UKM dan PKL.

"Nantinya akan ada 1 juta UKM dan PKL di seluruh Indonesia yang mendapat bantuan sebesar Rp1,2 juta dengan masing-masing dari TNI sebanyak 500 ribu UKM dan PKL serta 500 ribu dari Polri," ungkapnya.

Sebagai langkah uji coba pemberian bantuan Rp1,2 juta melalui TNI-Polri ini dilakukan kepada UKM dan PKL di Medan, Sumatera Utara.

“Beberapa pemilik warung dan PKL memberikan statement bahwa kehidupan mereka menjadi lebih berat karena biasanya bisa jualan (sekarang) omsetnya turun bahkan sampai 75 persen,” jelasnya.

Sri Mulyani mengapresiasi upaya Polri yang langsung membentuk tim-tim untuk memastikan ketepatan penerima bantuan, sehingga tidak terjadi tumpang tindih.

Ditegaskannya pemerintah harus memastikan penerima bantuan ini belum mendapat bantuan pada tahap pertama yang disalurkan melalui Kementerian Koperasi dan UKM demi menjaga keadilan.

“Polri langsung membuat tim untuk meyakinkan yang menerima itu benar. Tadi pakai tanda bukti bahkan pakai foto dan juga diadministrasikan langsung di komputer tanda terimanya. Jadi pertanggungjawabannya luar biasa,” tegasnya.(gw/fin)

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id