News

Aktivis ProDem: Sebagai Kafir Pengikut Jalan Salib, Aku Melawan Propaganda Islamophobia

Aktivis ProDem: Sebagai Kafir Pengikut Jalan Salib, Aku Melawan Propaganda Islamophobia

JAKARTA- Aktivis Prodemokrasi, Nicho Silalahi merespon pernyataan tokoh nasional Rizal Ramli soal dugaan adanya propaganda Islam-phobia yang gencar dilakukan oleh para buzzer bayaran di media sosial.

Nicho mengatakan, dirinya sebagai non-muslim, ikut melawan propaganda Islamophobia itu.

"Hanya Anjing peking yang menikmati keuntungan dari propaganda Islam-phobia, maka sebagai kafir yang mengikuti jalan salib aku melawan balik propaganda murahan dan busuk itu bang," kata Nicho Silalahi melalui akun Twitter-nya, @Nicho_Silalahi, dikutip Senin (6/9/2021).

Menurutnya, meski berbeda keyakinan, namun Islam adalah saudaranya dalam kemanusiaan.

"Bagiku mereka yang menganut ajaran Islam adalah saudaraku dalam kemanusiaan. Tetap rawat akal sehat," ujar Nicho.

Diberitakan FIN sebelumnya, ekonomi senior, Rizal Ramli menduga ada buzzer yang digerakkan secara masif oleh kelompok tertentu dengan isu-isu agama, dan menyerang lawan politik untuk membunuh karakternya.

Menurut Rizal Ramli, hal itu dilakukan untuk menutupi kegagalan tuannya dan perilaku koruptif yang masif.

"BuzzeRp and InfluenceRP berbayar inilah yang merusak persatuan, adu domba agama, menutupi kegagalan tuannya dan korupsi masif, melakukan pembunuhan karakter terhadap lawan-lawan politik" ujar Rizal Rami, Ahad (5/9/2021).

Menurutnya, ketika buzzer bekerja menyerang dengan isu-isu yang mengadu domba, sementara tuannya bekerja memainkan peranan sebagai orang baik untuk pencitraan.

Lebih lanjut, mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman mengatakan, buzzer sering kali mengangkat isu-isu agama dengan tujuan membuat opini jelek terhadap Islam. Upaya-upaya menjelekan Islam itu bertujuan untuk menakut-nakuti agama minoritas

"Propaganda Islamphobia terus dilanjutkan: menakut-nakuti minoritas, abangan dan nasionalis sempit sehingga mereka semakin militan membela status-quo yang minim prestasi dan koruptif," ujar Rizal Ramli.

"Mobilisasi pendanaan untuk membiayai operasi Islam-phobia oleh BuzzeRp dan InfluenceRP" kata Rizal Ramli. (dal/fin).

Berita Terkait