News

Keamanan Data PeduliLindungi Harus Dijamin

JAKARTA - Pemerintah diminta menjamin keamanan data pengguna PeduliLindungi. Aplikasi ini mulai digunakan sebagai syarat administrasi perjalanan di masa pandemi COVID-19 sejak 28 Agustus 2021 lalu.

"Karena aplikasi PeduliLindungi ini digunakan banyak orang. Ada data-data krusial yang tidak boleh bocor," ujar Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus Guspardi di Jakarta, Minggu (5/9).

Dia menjelaskan, keamanan data tersebut sangat penting. Karena aplikasi PeduliLindungi ini akan diterapkan sebagai skrinning di berbagai sektor dan kegiatan masyarakat mulai 7 September 2021.

Diantaranya seperti pendidikan, olahraga, mal, dan seni budaya. Aturan ini tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 38 Tahun 2021.

Langkah perlindungan data tersebut, sangat penting. Sebab, sebelumnya berkembang informasi tentang dugaan kebocoran data pribadi pengguna e-Hac.

Seperti diketahui e-HAC menyimpan data Personally Identifiable Information (PII), detail kontak, riwayat kesehatan, hasil tes COVID-19 dan data lainnya. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengklaim tidak ada kebocoran data pribadi dalam aplikasi e-Hac yang baru.

Dia meminta pemerintah menjelaskan secara utuh ke publik hasil investigasi tentang dugaan kebocoran data e-HAC. Karena pemerintah yang tahu terkait kondisi data dalam aplikasi tersebut.

Hal ini perlu dilakukan untuk meyakinkan masyarakat data yang sudah tersimpan aman. "Jangan hanya sekedar mengumumkan bahwa aplikasi e-Hac lama tidak digunakan lagi. Lalu diganti dengan aplikasi PeduliLindungi," paparnya.

Selain itu, pemerintah wajib memperhatikan laporan dari masyarakat terkait aplikasi PeduliLindingi. Karena diduga juga ada masalah. Kerap juag terjadi kesalahan. Seperti data vaksin pengguna tiba-tiba hilang dan data lain yang tidak sinkron.

Hal itu, lanjutnya, berdampak pada menurunnya kepercayaan masyarakat. Siapkan secara matang tingkat keamanannya. "Sehingga masyarakat merasa yakin menggunakan aplikasi PeduliLindungi benar-benar aman. Keamanan data pribadi merupakan tanggung jawab penuh pemerintah. Jangan sampai terjadi kebocoran data," tutupnya. (rh/fin)

Berita Terkait