News

Begini Karakteristik Kematian Akibat Corona di Daerah

JAKARTA - Kasus kematian akibat COVID-19 masih cukup tinggi di Indonesia. Ada sejumlah karakteristik kematian yang perlu diwaspadai.

"Kita memerlukan pendekatan khusus yang berfokus pada penurunan angka kematian," kata Ketua Tim Pakar Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito melalui kanal YouTube BNPB di Jakarta, Kamis (2/9).

Dia mengatakan angka kematian yang tinggi di sejumlah daerah bisa disebabkan oleh beberapa hal. Di antaranya rumah sakit yang penuh. Lalu, alat-alat yang tidak tersedia di rumah sakit rujukan. Kemudian, tidak adanya tempat isolasi terpusat. Begitu juga ada tempat isolasi terpusat, namun tidak dimanfaatkan.

"Bisa juga karena penanganan warga yang terkena COVID-19 tidak dilakukan dengan sesegera mungkin. Ini terjadi karena tidak berjalannya fungsi posko atau satgas di level kelurahan atau desa," urainya.

Pemerintah daerah, lanjutnya, tidak hanya wajib memahami data. Namun juga wajib mengaitkan satu data dengan yang lainnya. Tujuannya agar dapat diidentifikasi masalah kematian yang sebenarnya.

Contohnya hubungan data kematian dengan situasi yang berpotensi menjadi penyebab angka kematian tinggi. "Seperti data keterisian tempat tidur perawatan isolasi. Lalu ketersediaan alat kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan," tukasnya.

Pemerintah daerah, diminta meninjau karakteristik kematian di daerahnya masing-masing. Baik berdasarkan usia maupun berdasarkan tingkat gejalanya.

Seluruh kepala daerah wajib mencari tahu penyebab kematian. Terutama di daerahnya. Setelah itu, dilakukan langkah cepat untuk perbaikan yang diperlukan. (rh/fin)

Berita Terkait