Realisasi Penyaluran Dana PEN Capai Rp340,84 Triliun
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan, realisasi penyaluran dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) baru mencapai Rp340,84 triliun per Agustus 2021. Jumlah tersebut setara 45,8 persen dari pagu Rp744,75 triliun.
"PEN mencapai 45,8 persen atau Rp340,84 triliun," kata Airlangga saat konferensi pers virtual, Selasa (31/8/2021).
Airlangga merinci, Realisasi itu terdiri dari penggunaan dana untuk program kesehatan mencapai Rp80,84 triliun atau 34 persen dari pagu. Lalu, perlindungan sosial Rp102,69 triliun atau 55 persen dari pagu. Kemudian, dana bantuan UMKM terealisasi Rp48 triliun atau 29 persen dari pagu.
"Selanjutnya, realisasi program prioritas sudah Rp52,3 triliun atau 44 persen dari pagu. Terakhir, insentif usaha terealisasi Rp56,7 triliun atau 50,35 persen dari pagu," ujarnya.
Adapun penyaluran berdasarkan program, realisasi penyaluran bansos beras 10 kilogram (kg) sudah tersalurkan sesuai target kepada 28,8 juta keluarga. Kemudian Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) telah disalurkan 100 persen untuk 8,8 juta penerima.
"Bantuan Subsidi Upah ini Rp1 juta per pekerja, proses DIPA-nya sudah selesai dan telah dicairkan kepada 2,09 juta pekerja," imbuhnya.
Sementara realisasi penyaluran Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) mencapai Rp14,2 triliun untuk 11,84 juta pelaku usaha mikro. Realisasinya 92 persen dari target.
"Selanjutnya, realisasi Kartu Prakerja sudah mencapai gelombang 19 yang dilaksanakan pada 26-29 Agustus 2021," pungkasnya. (der/fin)