News

Yahya Waloni Diciduk, Abu Janda: Terima Kasih Polri Telah Berikan Keadilan ke Non Muslim

JAKARTA- Pegiat media sosial, Permadi Arya atau Abu Janda mengapresiasi langkah cepat polisi menangkap Ustad Yahya Waloni.

Menurut Abu Janda, penangkapan itu untuk memberikan rasa keadilan bagi non muslim setelah Muhammad Kasim atau Muhamad Kece diciduk terkait penodaan agama Islam.

"Terima kasih @divisihumaspolri @ccicpolri telah memberikan rasa keadilan pada umat non islam," kata Abu Janda di Instagram-nya sesaat lalu.

Dia menilai, penangkapan terhadap Yahya Waloni menandakan bahwa pasal-pasal penghinaan agama bukan saja dipakai untuk penista agama Islam saja.

"Bahwa pasal penodaan agama tidak hanya menghukum penista agama islam saja. keadilan itu ada di negeri ini faith in justice restored," tuturnya.

Ustad Yahya Waloni ditangkap pada Kamis (26/8/2021) siang. Dia ditangkap atas ucapannya yang mengatakan Bibel kitab palsu. Dia dipolisikan pada April 2021 lalu.

Pelaporan tersebut tertuang dalam Laporan Polisi (LP) Nomor: LP/B/0287/IV/2021/BARESKRIM. Yahya Waloni dilaporkan dengan dugaan kebencian atau permusuhan individu dan/atau antargolongan (SARA).

Sementara itu, YouTuber Muhammad Kasman alias Muhamad Kece ditangkap pada Rabu malam di Daerah Bali. Dia ditangkap terkait kontennya di YouTube yang diduga menghina Islam. (dal/fin).

Berita Terkait