News . 17/08/2021, 07:35 WIB
JAKARTA- Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PKS, Mardani Ali Sera, menanggapi pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo dalam Sidang Tahunan MPR, yang berlangsung pada Senin (16/08) kemarin.
/p>
Mardani menyayangkan, dalam pidato Jokowi tersebut tidak ada ucapan duka dan permohonan maaf atas korban yang meninggal akibat covid-19 di tanah air.
/p>
Menurutnya, sangat disayangkan mengingat banyaknya masyarakat Indonesia yang kehilangan baik keluarga, sanak saudara, serta gugurnya para pejuang tenaga kesehatan di tengah pandemi ini.
/p>
"Seharusnya dalam pidato kenegaraannya, Presiden Jokowi meminta maaf dan turut berduka cita mewakili pemerintah dan negara atas wafatnya hampir 120.000 rakyat Indonesia akibat pandemi Covid-19 ini.” ujar Mardani dikutip dari keterangan tertulisnya, Selasa (17/8).
/p>
Lebih jauh dia menilai, bahwa penanganan pandemi Covid 19 yang sudah berjalan 1,5 tahun belakangan belum efektif. Salah satu penyebabnya ialah krisis komunikasi yang harus segera dibenahi oleh Jokowi.
/p>
“Pemerintah perlu memperkuat komunikasi publik dalam penanganan pandemi Covid-19, salah satunya dengan menunjuk juru bicara utama sebagai modal untuk meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat,” ujar Mardani.
/p>
Mardani mengingatkan pemerintah pusat untuk memperbaiki pola komunikasi dengan pemerintah daerah.
/p>
Hal ini menurutnya penting untuk mengurangi adanya ketidaksinkronan dalam harmonisasi kebijakan-kebijakan pemerintah pusat yang sering kali berubah-ubah khususnya di bidang kesehatan dan ekonomi. (dal/fin).
/p>PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com