News . 12/08/2021, 14:51 WIB
JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, sangat optimis bahwa realisasi investasi tahun ini bakal mencapai target, meskipun adanya Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menjadi tantangan yang tak mudah dihadapi.
Bahlil mengungkap, target realisasi investasi 2021 yang ditetapkan Kementerian Investasi sebesar Rp900 triliun. Target tersebut lebih tinggi dari yang ditetapkan oleh Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) sebesar Rp856 triliun. Namun demikian ia cukup yakin dengan usaha keras dari semua pihak, realisasi investasi akan mampu menembus target.
"Target kami realisasi investasi tahun 2021 adalah Rp900 triliun walaupun sebenarnya Bappenas hanya memberikan target ke kami Rp856 triliun, tetapi Pak Presiden meminta kami menjadi Rp900 triliun, maka kami kerja berjibaku, kerja siang malam," ucap Bahlil; Kamis (12/8).
Diakui Bahlil bahwa kemungkinan di kuartal III-2021 pertumbuhan ekonomi nasional akan mengalami penurunan imbas dari PPKM yang terus diperpanjang. Namun karena di triwulan II-2021 angka pertumbuhan ekonomi cukup tinggi yaitu 7,07 persen year on year, maka realisasi investasi tahun ini diyakini tetap solid.
"Kuartal III-2021 akan menjadi masa yang berat karena kita kena PPKM sampai 1,5 bulan tetapi pengusaha itu tidak boleh menyerah pada kondisi apapun, setiap ada kesulitan di situ ada secercah harapan yang harus diciptakan," ucapnya.
Ditambahkan Bahlil bahwa kualitas realisasi investasi saat ini terus berlanjut. Hal itu terlihat dari tren realisasi investasi di luar Jawa yang justru lebih besar. Pada kuartal II-2021, realisasi investasi di luar Jawa sebesar Rp113,6 triliun atau 51 persen dari total realisasi investasi Rp223 triliun. Artinya saat ini investor tidak lagi memandang Jawa sebagai tujuan utama investasi. Hal ini sebagai dampak dari semakin baiknya kualitas infrastruktur yang dibangun pemerintah.
"FDI (foreign direct investment) kita sudah mulai sehat saat negara lain masih turun. Dan di saat yang sama investasi antara Jawa dan luar Jawa mulai berimbang. Sekarang investor tidak lagi menjadikan Jawa sebagai alternatif untuk membangun investasi," pungkasnya. (git/fin)
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id