News

Refly Harun Duga Pemerintah di Balik Tumbangnya Akun Twitter Ade Armando dan Denny Siregar

JAKARTA- Pakar hukum tata negara, Refly Harun menduga-duga, ada campur tangan Istana di balik tumbangnya akun Twitter milik sejumlah pegiat media sosial, seperti Ade Armando, Denny Siregar hingga Ferdinand Hutahean.

"Mungkin saja justru kekuasaan (pemerintah) sendiri yang menginginkan akun orang-orang ini tidak ada lagi," ujar Refly Harun dikutip kanal YouTube-nya, Senin (9/8).

Sebab, Refly Harun menilai, Ade Armando, Denny Siregar hingga Ferdinand Hutahean kerap membuat cuitan yang justru bisa membuat orang semakin membenci Presiden Jokowi.

"Ade Armando, Eko Kuntadhi dan Ferdinand Hutahaean. Apakah iya, apa yang mereka lakukan itu meningkatkan imunitas Presiden Jokowi, karena jelas mereka adalah pendukung presiden jokowi. Bahkan mereka sedikit anti dengan arus kanan dalam politik Indonesia," ujar Refly Harun.

Dia mengatakan, seperti Ade Armando dan Denny Siregar mereka selalu mempermasalahkan sesuatu yang orang tidak mempermasalahkannya. Misalnya tentang agama.

"Karena cuitan-cuitan Ade Armando, Denny Siregar yang kadang-kadang tidak ada hujan tidak ada angin, masalah agama dipersoalkan. Agama Antony Ginting, agama penyumbang emas, yang orang lain tidak mempermasalahakan," ujar Refly.

Dia menjelaskan, bahwa pemerintah punya aturan dalam komunikasi publik. Komunikasi Istana harus efektif, hingga diharapkan bisa mendongkrak tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Jokowi.

Akan tetapi jika para pendukung selalu membuat gaduh di media sosial, justru bisa menurunkan tingkat kepercayaan terhadap presiden Jokowi.

"Ade Armando, Eko Kuntadhi dan Ferdinand Hutahaean. Apakah ia apa yang mereka lakukan itu meningkatkan imunitas Presiden Jokowi, karena jelas mereka adalah pendukung presiden jokowi. Bahkan mereka sedikit anti dengan arus kanan dalam politik Indonesia," ucapnya.

Dia menilai, para pegiat media sosial ini cenderung membenci kelompok kanan dan memuji kelompok tengah kiri. Contohnya, seperti donasi ke Palestina dipermasalahkan, sementara donasi bohongan dari Akidi Tio dipuji.

"Pertanyaanya adalah apakah itu meningkatkan imunitas Jokowi atau tidak, kalau saya analisis, rasanya nggak," ungkap Refly Harun.

Adapun akun twitter Denny Siregar pada Senin siang kembali bisa diakses. Begitupun akun milik Ade Armando. (dal/fin)

Berita Terkait