18, September, 2021

Semester I-2021, Produksi Migas Pertamina Capai 850.000 BOEPD

 

JAKARTA – Sepanjang semester I-2021, PT (Pertamina (Persero) berhasil mencatatkan produksi minyak sebesar 390 ribu barel per hari (bph) dan gas secara total 2.665 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) pada semester I-2021. Secara total, produksi migas Pertamina pada semester I-2021 mencapai 850.000 barel setara minyak per hari (BOEPD).

“Realisasi produksi migas perseroan telah mencapai target yang telah ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2021 sebesar 848 ribu BOEPD,” ujar Direktur Pengembangan dan Produksi PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Taufik Aditiyawarman, Jumat (30/7)

Capaian tersebut menurut Taufik penuh tantangan, sebab terkait dengan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), membuat beberapa kegiatan menjadi terkendala. Kendala tersebut juga terjadi di Regional 5 internasional seperti di Malaysia.

“Lapangan domestik harus shutdown beberapa hari karena lebih dari 50 persen terpapar, tapi dengan mitigasi-mitigasi yang kita siapkan insya Allah sampai akhir tahun bisa recovery,” tegasnya.

Taufik merinci, realisasi produksi migas semester I tersebut diperoleh dari:
– Regional 1 Sumatera dengan produksi year to date (ytd) sampai Juni 2021 minyak 49.000 bph dan gas sebesar 768 MMSCFD.
– Regional 2 di Jawa, produksi minyak 64.000 bph dan gas 445 MMSCFD.
– Regional 3 dari Kalimantan, produksi minyak sebesar 64.000 bph dan gas 691 MMSCFD.
– Regional 4 dari Indonesia Timur, produksi minyak 114.000 bph dan gas 450 MMSCFD.
– Regional 5 dari lapangan di luar negeri (aset internasional), produksi minyak 97 ribu bph dan gas 311 MMSCFD.

Sebelumnya, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mencatat realisasi produksi minyak dan gas bumi (migas) terangkut (lifting) pada semester I-2021 masih belum mencapai target yang telah ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021.

Realisasi lifting minyak pada semester I-2021 rata-rata mencapai 666,6 ribu barel per hari (bph), atau baru 94,6 persen dari target lifting minyak tahun ini yang dipatok sebesar 705 ribu bph. (git/fin)

Rekomendasi Berita Terbaru

Populer