18, September, 2021

Infografis: Kasus Kebocoran Data Warga Indonesia

JAKARTA – Kasus kebocoran data di Indonesia terus terjadi. Banyak data penduduk Indonesia yang dijual di forum hacker. Terakhir dokumen rahasia yang dikumpulkan dari 2 juta nasabah BRI Life.

BPJS Kesehatan
Waktu Kejadian: Mei 2021
Data Peserta: 279 juta
Laman Penjualan: Raid Forums
Penjulan: Kotz
Data Dijual: alamat email, NIK, nomor ponsel, alamat rumah, hingga slip gaji

BRI Life
Waktu Kejadian: Juli 2021
Data: 460 ribu dokumen dari 2 juta nasabah
Laman Penjualan: RaidForums
Harga Jual:

Tokopedia
Waktu Kejadian: Mei 2020
Data Pengguna: 15 juta
Data Mercant: 9 juta
Harga Jual: USD5.000 (Rp74,5 juta)
Laman Penjualan: Empire Market
Penjual Data: whysodank
Data Dijual: nama akun, alamat email, tanggal lahir, waktu login terakhir, nomor telepon.

“Berkaitan dengan isu yang beredar, kami menemukan adanya upaya pencurian data terhadap pengguna Tokopedia, namun Tokopedia memastikan, informasi penting pengguna, seperti password, tetap berhasil terlindungi,” VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak

Bhinneka.com
Waktu Kejadian: Mei 2020
Laman Penjualan: Dark Web
Peretas: ShinyHunters
Data Pelanggan: 1,2 juta
Harga Jual: USD 1.200 (Rp 17,8 juta)

Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2014
Waktu Kejadian: Mei 2020
Data Penduduk: 2,3 juta DPT Pemilu 2014
Data Bocor: nama lengkap, nomor kartu keluarga, Nomor Induk Kependudukan (NIK), tempat dan tanggal lahir, alamat rumah

“Data tersebut bersifat terbuka untuk memenuhi kebutuhan publik dan sudah sesuai dengan regulasi,” Komisioner KPU, Viryan Aziz

Bukalapak
Waktu Kejadian: Juni 2020
Data Pengguna: 12,9 juta
Harga Jual: USD5.000 (Rp74,5 juta)
Laman Pejualan Data: Raid Forums
Penjual Data: Tryhard User
Data Dijual: User ID, email, nama lengkap pengguna, password, salt, username, dan tanggal lahir

“Perlu ditegaskan bahwa saat ini data konsumen aman di Bukalapak,” kata mantan CEO Bukalapak, Achmad Zaky .

Data Pasien COVID-19
Waktu Kejadian: Juni 2020
Data Pasien: 230 ribu
Laman Penjualan: Raid Forums
Penjual: Database Shopping
Data Dijual: nama, alamat lengkap, dan data pribadi lainnya
Harga Jual: USD300 (Rp4,2 juta)

KreditPlus
Waktu Kejadian: Agustus 2020
Data Nasabah: 896 ribu
Laman Penjualan: Raid Forums
Data Dijual: Nama, KTP, Email, Password, Alamat, Nomor HP, Data pekerjaan, Data keluarga penjamin

RedDoorz
Waktu Kejadian: November 2020
Data Pengguna: 5,8 juta
Laman Penjualan: Raid Forums
Data Dijual: nama, password, alamat email, nomor telepon, jenis kelamin, dan foto profil
Harga Jual: USD2.000 (Rp28 juta)

Cermati Fintech
Waktu Kejadian: November 2020
Data Pengguna: 2,9 juta
Laman Penjualan: Dark Web
Data Dijual: nama lengkap, NIK, NPWP, alamat, nomor telepon, rekening, nama ibu kandung pengguna, hingga pekerjaan
Harga Jual: USD2.200 (Rp32 juta)

Universitas Diponegoro
Waktu Kejadian: Awal 2021
Data Mahasiswa: 125 ribu
Laman Penjualan: Raid Forums

“95 persen data tidak ada yang identik dengan data mahasiswa yang dimiliki Undip,” Plt Wakil Rektor Undip, Dwi Cahyo Utomo. (gw/fin)

Rekomendasi Berita Terbaru

Populer