23, October, 2021

Industri Langgar Protokol Kesehatan, Izin Operasi Bakal Dicabut

JAKARTA – Kementerian Perindustrian mengeluarkan Surat Edaran Kemenperin No 3/2021 tentang aturan protokol kesehatan di lingkungan industri. Dengan keluarnya aturan tersebut, pemilik industri diminta untuk tertib.

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita meminta, untuk setiap industri melaporkan capaiannya terkait aturan tersebut melalui Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas) setiap Selasa dan Jumat sertiap pekannya.

“Tentu ini menjadi harapan bagi saya bahwa pelaku industri bisa menegakkan apa yang sudah kami terkait protokol kesehatan di perusahaan atau pabriknya masing-masing,” kata Agus, Rabu (28/7/2021).

“Sekali lagi kami mohon pengertiannya, ini sesuatu yang terpaksa dan harus kita lakukan,” tegasnya.

Agus menekankan, bahwa Izin Operasional dan Mobilisasi Kegiatan Industri (IOMKI) tak sembarangan bisa didapatkan perusahaan. Untuk itu, ia meminta ada pelaporan berkala melalui aplikasi SIINas untuk bisa memonitor kinerja dari industri tersebut.

“Namun demikian kami keluarkan IOMKI (juga) untuk pendukung industri manufaktur dan juga disini kami arahkan, wajibkan untuk melakukan pelaporan setiap selasa dan jumat,” ujarnya.

Dengan menggunakan platform digital, katanya, itu diharapkan mampu mempermudah sistem pelaporan yang dilakukan perusahaan. Ia khawatir terjadi sebuah lonjakan penularan dan industri jadi klaster penularan Covid-19.

“Kenapa kami buat dua kali tentu karena ini agar bisa melihat perkembangan industri dalam menangani Covid-19. Mari sama-sama kita buktikan bahwa industri bukan klaster penyebaran covid-19,” katanya tegas.

SE Kemenperin terbaru itu juga mengatur sanksi yang diterapkan bagi pelaku industri yang melanggar aturan. Yakni, sanksi administrasi, pembekuan operasional hingga pencabutan izin operasi.

“Oleh sebab itu, pelaku industri saya mohon betul kita sama-sama dalam satu perahu, kita lakukan apa yang telah menjadi kewajiban yang ada di SE tersebut, istilahnya, bantu saya untuk tidak menjatuhkan sanksi, karena saya akan tegas dalam menjatuhkan sanksi,” pungkasnya. (der/fin)

Rekomendasi Berita Terbaru

Populer