Jokowi Izinkan Rektor UI Rangkap Jabatan, Arief Poyuono Nyalahin Erick Thohir, Kok Gitu?

HomePolitikJokowi Izinkan Rektor UI Rangkap Jabatan, Arief Poyuono Nyalahin Erick Thohir, Kok...

JAKARTA- Presiden Jokowi mengizinkan rektor Universitas Indonesia (UI) Ari Kuncoro merangkap jabatan menjadi wakil komisaris utama bank salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), melalui revisi Peraturan Pemerintah (PP) N0. 68/2013 menjadi PP No. 75/2021 tentang Statuta Universitas Indonesia (UI).

Peraturan tersebut diteken Jokowi pada 2 Juli 2021. Dengan demikian peraturan sebelumnya yakni PP Nomor 68 Tahun 2013 tentang Statuta UI, tidak lagi berlaku per tanggal tersebut.

Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, Arief Poyuono merespon keputusan tersebut. Menurutnya, rangkap jabatan di BUMN, akan mengganggu kinerja Ari Kuncoro sebagai rektor UI.

“Kerja jadi rektor saja belum tentu becus, ini malah merangkap jabatan. Yang ada nanti ngurus UI enggak becus lagi karena harus jadi pebisnis di BUMN,” tuturnya kepada wartawan, dikutip Kamis (22/7).

Arief Poyuono menilai, seharusnya seseorang dengan kapasitas sebagai rektor UI tidak perlu lagi untuk menjadi komisaris di BUMN.

“Apalagi UI itu sudah jadi PTN berbadan hukum, yang mana rektor sudah sibuk mengurus UI sebagai badan otonom untuk mengelola UI secara profesional dan komersial,” tegasnya.

Politikus partai Gerindra ini menyalahkan Menteri BUMN, Erick Thohir dalam keputusan tersebut. Tidak menyinggung Presiden Jokowi, Poyuono menilai Erick Thohir membuat keputusan yang ngawur.

“Ini keputusan paling ngawur yang dilakukan Erick Thohir, menjadikan pendidik jadi pebisnis di BUMN,” tegasnya.

Rektor, memiliki tugas mulia untuk mencetak SDM yang tangguh dan profesional sehingga siap memasuki dunia kerja. Bukan malah sebagai pengawas yang memiliki sambilan jadi pebisnis di BUMN.

“Mungkin juga Erick Thohir menempatkan para rektor PTN jadi komisaris punya tujuan untuk mencari dukungan dan membentuk jaringan kampus untuk persiapan nyalon presiden kali ya,” tutur Arief Poyuono. (dal/fin).

Baca Juga

Berita Terbaru