548 Ribu Anak Sudah Divaksin

HomeKesehatan548 Ribu Anak Sudah Divaksin

JAKARTA – Sebanyak 548 ribu populasi anak rentang usia 12 sampai 17 tahun sudah mendapatkan vaksinasi COVID-19. Targetnya adalah 11,9 juta.

“Khusus untuk kelompok sasaran 12 sampai 17 tahun, fokus pada pelaksanaan vaksinasinya di fasilitas pelayanan kesehatan atau di sekolah masing-masing,” kata Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi di Jakarta, Kamis (22/7).

Untuk pelaksanaan vaksinasi di fasyankes, diperuntukan bagi usia remaja yang mengalami putus sekolah. “Untuk di fasyankes kita antisipasi usia 12 sampai 17 tahun yang tidak berada di bangku sekolah,” imbuhnya.

Sedangkan untuk remaja berstatus sebagai pelajar di sekolah, maka diarahkan untuk menjalani penyuntikan vaksin di sekolah yang memberikan layanan vaksinasi.

Dia mengatakan, vaksin untuk remaja sudah didistribusikan ke ke 34 provinsi dengan porsi 50 persen menuju daerah di Pulau Jawa-Bali. Selebihnya disebar secara merata ke daerah lain.

“Sekarang ini ada kebijakan mendistribusikan 50 persen vaksin di Pulau Jawa-Bali. Karena tingkat penularan yang melonjak dalam dua pekan terakhir. Sisanya dibagi secara rata ke provinsi lainnya. Vaksin ini sudah termasuk juga alokasi untuk usia remaja,” jelasnya.

Dikatakan, vaksin yang tersedia di Indonesia saat ini jumlahnya belum mencukupi untuk menutup target vaksinasi mencapai 426 juta dosis. “Yang saat ini kita miliki baru sekitar 130 juta dosis. Artinya kurang lebih baru 30 persen dari total sasaran di sebuah provinsi itu bisa terpenuhi,” terang Nadia.

Program vaksinasi usia remaja juga telah menambah target sasaran vaksinasi dari semula berkisar 181,5 juta jiwa, saat ini menjadi 208 juta jiwa lebih.

“Jumlah yang menerima dosis pertama itu sebanyak 43,3 juta. Untuk dosis kedua mencapai 16,9 juta. Sudah hampir 60 juta dosis yang sudah divaksin. Ini yang harus dikejar dalam waktu tujuh bulan ke depan. Setidaknya 90 persen dari target awal 181,5 juta tercapai,” tutupnya.(rh/fin)

Baca Juga

Berita Terbaru