Usain Bolt Kecam Aksi Rasisme yang Ditujukan Ketiga Pemain Inggris
JAKARTA - Pelari Usain Bolt memberikan keceaman kepada aksi rasisme yang dialami tiga pemain Inggris usai final Euro 2020. Marcus Rashford, Jadon Sancho, dan Bukayo Saka menjadi korban rasisme setelah kegagalan Inggris di laga puncak Euro 2020. Ketiganya gagal mencetak gol saat ditunjuk sebagai eksekutor adu penalti melawan Italia. Serangan rasisme kepada tiga pemain itu turut jadi perhatian pelari Jamaika, Usain Bolt. Ia jelas kecewa dengan adanya aksi 'norak' dari fans Inggris. "Itu sangat mengerikan untuk mengetahuinya. Bagi saya sulit sekali buat melihat hal-hal seperti ini. Sebagai orang Afrika dan berkulit hitam, saya tahu itu sangat kasar buat mereka dan anda tidak bisa menyalahkan ketiga pemain tersebut, sebab mereka tidak membuat keputusan tentang siapa yang mengambil penalti," kata Bolt, dilansir dari The Sun, Jumat (16/7). "Ini sepak bola. Anda kadang menang atau kalah dan memang sulit bagi anda saat menelan kekalahan. Saya sudah pernah melaluinya dengan tim saya, tetapi saya tidak akan mengutuk siapa pun atau mencoba untuk menyerang mereka secara rasial," tuturnya. "Pelecehan rasial sangat tak adil dan saya tidak percaya itu adalah tujuan sepak bola. Saya mencintai sepak bola sepanjang karir saya. Saya telah mengikuti semua pemain ini, sehingga sulit untuk melihat tindakan seperti itu terjadi,". "Wajar jika tendangan pemain yang Anda dukung melebar dan gagal. Namun jika anda membawa-bawa ras, maka itu tidak memiliki tempat di sepakbola atau hal-hal umum lainnya," tukasnya. (PA/FIN)