News . 12/07/2021, 06:10 WIB
JAKARTA - Pelatih Roberto Mancini membuktikan ucapannya untuk tetap bermain menyerang meski harus menghadapi Inggris di Stadion Wembley pada laga final Euro 2020. Gemuruh suporter tuan rumah tidak menciutkan nyali para punggawa Azzurri.
“Mereka membuka pertandingan dengan baik, kami langsung kebobolan gol. Tapi setelahnya Italia berhasil mendominasi Inggris,” ujar Mancini sambil menangis ketika diwawancara RAI Sport pada Senin (12/7).
Berdasarkan statistik Italia memang unggul jauh dalam penguasaan bola, 66 persen berbanding 34 persen. Azzurri juga melakukan tembakan sebanyak 19 kali, sementara Inggris hanya melepaskan tembakan enam kali saja.
“Para pemain tampil luar biasa malam ini, saya tidak tahu harus berkata apa lagi. Ini semua saya dedikasikan untuk para suporter Italia, saya harus pendukung bisa merayakannya sekarang” lanjut Mancio.
Italia berhasil menang adu penalti atas Inggris dengan skor 3-2 setelah imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu. Azzurri memastikan gelar keduanya sepanjang sejarah Piala Eropa.
Terakhir kali Italia menjadi juara terjadi pada 53 tahun yang lalu, kala itu mereka berhasil menumbangkan Yugoslavia di partai puncak dengan skor 2-0.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id