Gandeng HaloDoc, Astra Life Siapkan Fasilitas Telemedicine untuk Peserta Asuransi
JAKARTA - Perkembangan kasus positif Covid-19 selama satu bulan terakhir semakin mencekam. Berdasarkan data yang diperoleh dari laman www.covid19.go.id, per 25 Juni 2021, sebanyak 2 juta lebih masyarakat Indonesia yang terkonfirmasi positif terpapar virus Corona. Kenaikan ini juga diikuti dengan meningkatnya BOR (Bed Occupancy Rate) atau angka keterisian tempat tidur di ruang isolasi rumah sakit rujukan Covid-19. Menyadari kebutuhan peserta untuk mendapatkan layanan medis yang mudah terutama dalam kondisi pandemi ini, Astra Life bekerjasama dengan aplikasi Halodoc menghadirkan layanan atas konsultasi telemedicine dan pembelian obat-obatan secara online dan cashless, untuk peserta asuransi jiwa kumpulan Astra Life yang memiliki manfaat rawat jalan. "Layanan tersebut dapat digunakan peserta asuransi jiwa kumpulan Astra Life yang memiliki manfaat rawat jalan untuk mendapatkan konsultasi dokter kapan saja dan di mana saja tanpa perlu datang ke rumah sakit, hanya melalui aplikasi Halodoc yang sudah terintergrasi dengan sistem Astra Life," demikian disampaikan Presiden Direktur Astra Life, Windawsti Tjahyadi dalam keterangan tertulisnya, Senin (5/7). Menurut Winda, dengan adanya layanan tersebut diharapkan apabila peserta mengalami keluhan medis, gejala awal penyakit bisa teratasi segera. Halodoc saat ini memiliki lebih dari 20.000 tenaga dokter dan spesialis yang dapat melayani konsultasi secara online. Selain itu, peserta juga bisa langsung mendapatkan obat sesuai resep rekomendasi obat dari dokter di aplikasi Halodoc. "Jadi peserta tidak perlu repot untuk pergi ke apotek, karena obat dapat dikirimkan dengan segera ke alamat peserta dari apotek terdekat dan cashless," tuturnya. Ketersediaan layanan itu berangkat dari sebuah pemahaman terhadap kesulitan yang dialami peserta asuransi jiwa kumpulan Astra Life, sebagai dampak dari pandemi terutama untuk mendapatkan pelayanan medis. "Untuk itu kami bekerjasama dengan Halodoc menyediakan layanan telemedicine dan menghimbau peserta untuk menggunakan fasilitas ini apabila mengalami keluhan medis. Saat ini telemedicine bisa menjadi alternatif peserta untuk tetap mendapatkan solusi medis dari tenaga profesional secara aman dan mudah," pungkasnya. (git/fin)