News . 05/07/2021, 08:56 WIB

Dolar Berkibar, Emas Merosot dari Level Tertinggi Dua Pekan

Penulis : Admin
Editor : Admin

JAKARTA - Harga emas melemah pada Senin (5/7), setelah mencapai level tertinggi dua pekan di sesi sebelumnya. Penurunan itu terbebani adanya penguatan dolar, sementara investor menunggu lebih banyak data ekonomi Amerika sebagai petunjuk tentang rencana kebijakan moneter Federal Reserve. Harga emas di pasar spot turun 0,1 persen menjadi USD1.785,41 per ounce pada pukul 07.37 WIB, setelah mencapai level tertinggi sejak 18 Juni di USD1.794,86 per ounce pada sesi Jumat, demikian dikutip dari laporan Reuters, di Bengaluru, Senin (5/7). Emas berjangka Amerika Serikat naik 0,1 persen menjadi USD1.785,20 per ounce. Indeks Dolar (Indeks DXY) naik 0,1 persen terhadap sekeranjang pesaingnya, membuat emas mahal bagi pemegang mata uang lainnya. Perusahaan Amerika mempekerjakan pekerja terbanyak dalam 10 bulan pada Juni, menaikkan upah dan menawarkan insentif untuk menarik jutaan pengangguran Amerika yang diam di rumah. Laporan ketenagakerjaan Amerika yang lebih kuat dari ekspektasi memperkuat fokus investor pada data ekonomi dan langkah The Fed selanjutnya, ketika pasar menyambut bukti lebih lanjut dari pemulihan ekonomi yang solid di tengah kekhawatiran atas inflasi. Aktivitas sektor jasa Jepang menyusut untuk bulan ke-17 berturut-turut pada Juni karena virus korona memukuk permintaan di dalam dan luar negeri, menggarisbawahi momentum yang lesu bagi ekonomi terbesar ketiga di dunia itu. SPDR Gold Trust, ETF emas terbesar di dunia, mengatakan kepemilikannya turun menjadi 1.042,58 ton pada sesi Jumat dari 1.043,16 ton pada Kamis. Spekulan mengurangi net long position mereka dalam emas COMEX pada pekan yang berakhir 29 Juni dan meningkatkan net long position dalam perak, menurut data Komisi Perdagangan Komoditas Berjangka Amerika. Emas di India pekan lalu dijual dengan harga premi untuk pertama kali dalam lebih dari dua bulan karena permintaan melesat setelah pembatasan untuk memerangi gelombang kedua virus korona sedikit dilonggarkan. Perak turun 0,2 persen menjadi USD26,40 per ounce, paladium naik 0,3 persen menjadi USD2.793,19 per ounce dan platinum melemah 0,3 persen menjadi USD1.086,49 per ounce. (git/fin)

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id