Britney Spears Ungkap Depresi dan Tiap Hari Menangis
JAKARTA - Penyanyi Britney Spears membuat pengakuan yang mengejutkan saat persidangan mengenai conservatorship yang yang digelar secara daring pada Kamis (24/6/2021). Diketahui, sang konservator adalah ayahnya, Jamie Spears. Dalam wewenang ini, ayahnya mengontrol sejumlah aspek dalam kehidupan Britney, termasuk soal keuangan. Mengutip dari People, pelantun 'Baby One More Time', itu mengungkapkan bahwa ia telah berbohong pada dunia. Bahwa, jika selama ini ia mengatakannya kehidupannya bahagia, pada kenyataannya tidak demikian. "Aku bohong apa yang aku katakan kepada dunia bahwa aku baik-baik saja dan bahagia. Sesungguhnya itu bohong. Hidup aku dalam penyangkalan,'' ujar mantan kekasih Justin Timberlake ini. "Bohong, aku enggak bahagia. Sekarang aku mengungkapkan kebenaran. Aku enggak bahagia. Aku enggak bisa tidur, aku depresi, aku menangis setiap hari,'' sambungnya. Lanjutnya, perempuan 39 tahun ini meminta agar conservatorship atas dirinya diakhiri. Sebab ia tak pernah memiliki utang dengan orang-orang tersebut dan telah menghancurkan moralnya. "Aku enggak berutang dengan orang-orang ini. Aku memberi sandang, pangan, papan kepada orang-orang selam ini. Yang aku alami mengalami kehancuran moral. Aku hanya ingin hidupku kembali. Sudah cukup 13 tahun ini,'' pungkasnya. (din/fin)