Nilai Ekspor Pala Ditarget Capai USD1.124 di 2024

HomeEkonomiNilai Ekspor Pala Ditarget Capai USD1.124 di 2024

JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Perkebunan melakukan perluasan lahan perkebunan pala seluas 1.450 hektar (Ha), dan rehabilitas 650 Ha.

Pala merupakan komoditas rempah yang paling besar mendapat porsi pengembangan tahun ini. Pasalnya, Pala menjadi target peningkatan produksi untuk rempah.

Direktur Tanaman Semusim dan Rempah, Ditjen Perkebunan, Kementan, Hendratmo Bagus Hudoro mengatakan, pala merupakan salah satu komoditas rempah yang mendapat alokasi pengembangan yang paling besar pada 2021.

“Targetnya untuk meningkatkan produksi dan ekspor tiga kali lipat,” kata Hendratmo di Jakarta, Rabu (23/6/2021).

Berdasarkan data statistik Ditjen Perkebunan pada tahun 2018, luas areal tanaman pala di Indonesia 202.325 Ha dengan produksi 36.242 ton/tahun. Sedangkan ekspor pala pada 2018 mencapai 20.202 ton.

“Pada tahun 2021, produksi pala ditargetkan sebesar 42.900 ton. Target tersebut tersebut sudah masuk ke prioritas nasional sehingga diharapkan ekspor meningkat,” ujarnya.

Bagus menjelaskan, Pala termasuk dalam program Gerakan Peningkatan Produksi, Nilai Tambah dan Daya Saing Perkebunan (Grasida) Kementan.

“Diharapkan produksi dapat meningkat sebesar 35%, nilai ekspor 300%. Nilai ekspor pala ditargetkan meningkat sebesar USD1.124 pada 2024 dari USD112 pada 2019,” pungkasnya. (der/fin)

Baca Juga

Berita Terbaru