Iklan
Iklan
News

Harga Emas Memudar, Investor Tunggu Kesaksian Bos The Fed

  JAKARTA - Harga Emas berbalik melemah, Selasa, karena trader menunggu kesaksian dari Chairman Federal Reserve (The Fed), Jerome Powell, terkait kejelasan lebih lanjut mengenai kebijakan moneter setelah bank sentral itu memberikan nada yang hawkish pekan lalu. Harga emas di pasar spot turun 0,3 persen menjadi USD1.777,91 per ounce pada pukul 00.35 WIB, sementara emas berjangka Amerika Serikat untuk kontrak pengiriman Agustus ditutup melemah 0,3 persen menjadi USD1.777,4 per ounce, demikian dikutip dari laporan Reuters, di Bengaluru, Selasa (22/6) atau Rabu (23/6) dini hari WIB. Pelaku pasar menunggu kesaksian Powel di depan kongres, dimulai pukul 18.00 GMT, setelah The Fed mengisyaratkan suku bunga bisa naik pada 2023 dan akan mulai mengurangi pembelian aset, yang mendorong kejatuhan emas sebesar 6 persen minggu lalu. "Mereka (pedagang emas) secara khusus melihat pertanyaan dan jawaban (dari kesaksian Powell) untuk melihat apakah ada sesuatu yang dia katakan, sesuatu yang tidak biasa dari teks yang disiapkan," kata analis Kitco Metals, Jim Wyckoff. Dalam kesaksian yang disiapkan yang dirilis Senin malam, Powell mengatakan ekonomi Amerika terus menunjukkan "perbaikan berkelanjutan" dan memprediksi penurunan inflasi dari level yang meningkat saat ini. Indeks Dolar (Indeks DXY) turun 0,1 persen, membalikkan kenaikan awal pada sesi Selasa, tetapi mundurnya greenback memberikan sedikit kelonggaran bagi emas, karena itu membuat logam kuning lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya. Sebagian besar, perdagangan emas sedang berjuang karena tidak ada kejelasan apakah pandemi akan bertahan, sementara minat safe-haven pada logam kuning juga kemungkinan turun dengan meningkatnya ekuitas, tutur Edward Moya, analis OANDA. Sementara itu logam auto-catalyst paladium anjlok 1,1 persen menjadi USD2.558,12 per ounce dan platinum melambung 2,2 persen menjadi USD1.076,75 per ounce. Citi Research memperkirakan harga paladium akan rebound ke USD3.000 karena keseimbangan pasar semakin ketat selama tiga bulan ke depan. "Pasar fisik paladium belum menunjukkan pengetatan dan penguatan dolar baru-baru ini juga membebani harga dalam jangka pendek," kata bank itu dalam sebuah catatan. Logam lainnya, perak turun 0,5 persen menjadi USD25,80 per ounce. (git/fin)

Berita Terkait