26, October, 2021

Terkait Korupsi PT AMU, 2 Eks Pejabat Askrindo Diperiksa

JAKARTA – Dua eks pejabat PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) diperiksa penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung). Keduanya diperiksa terkait dugaan korupsi PT Askrindo Mitra Utama (AMU) anak usaha Askrindo pada tahun anggaran 2016-2019.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan dua mantan penjabat PT Askrindo diperiksa sebagai saksi. Pemeriksaan sendiri telah dilakukan pada Senin (21/6).

“Jaksa penyidik telah memeriksa dua orang saksi pada Senin (21/6),” kata Leonard dalam keterangannya Senin (21/6) malam.

Disebutkannya, dua eks pejabat tersebut adalah WW selaku Direktur Pemasaran PT Askrindo periode 2015-2019. WW diperiksa terkait dengan keuangan, pendapatan komisi, dan pengeluaran biaya komisi PT AMU.

Eks pejabat yang kedua adalah PIS, Kepala Divisi Keuangan, SDM Pajak PT AMU periode 2019-2021. PIS diiperiksa terkait dengan penerimaan dan pendapatan komisi serta biaya operasional PT AMU.

“Pemeriksaan saksi ini untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan tentang suatu perkara pidana yang ia dengar sendiri, ia lihat sendiri, dan ia alami sendiri guna menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi di PT Askrindo Mitra Utama (PT AMU),” katanya.

Sebelumnya pada Selasa (15/6), jaksa penyidik Jampidsus juga memeriksa dua saksi terkait dengan hasil audit keuangan oleh PT AMU.

Kedua saksi tersebut berinisial PSR selaku Komite Audit PT Askrindo dan ASS selaku Komite Remunerasi dan Nomisasi PT AMU.

Pada hari Kamis (17/6), penyidik menggeledah tiga cabang PT Askrindo yang ada di sejumlah wilayah, termasuk di Jakarta.(gw/fin)

Rekomendasi Berita Terbaru

Populer