Iklan
Iklan
News

IHSG Berupaya Kembali ke Level Psikologis 6.000, Berikut Ulasan Analis

  JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini akan mencoba untuk bergerak kembali ke level psikologis 6.000, setelah kemarin ditutup melemah 0,18 persen menjadi 5.996. Analis PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk (RELI), Lanjar Nafi Taulat Ibrahimsyah, dalam hasil risetnya menyatakan, IHSG telah membentuk pola candlestick bullish counter attack, dengan pergerakan whipsaw Moving Average 20-Day (MA20) dan MA50. Lanjar menyebutkan, indikator Stochastic terkonsolidasi dan MACD bergerak bearish. "Sehingga, IHSG berpotensi mencoba untuk menguat dan kembali ke level psikologis. Rentang support-resistance berada di level 5.978-6.031," kata Lanjar, di Jakarta, Selasa (22/6). Lebih lanjut Lanjar mengatakan, pergerakan IHSG yang berupaya untuk berbalik ke level 6.000 tersebut bisa disikapi investor dengan mengakumulasi saham ASII, BBNI, BBTN, CTRA, ICBP, JPFA, MAIN, MEDC, SMRA, UNVR dan WIKA. Berbeda dengan Lanjar, menurut analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas, William Suryawijaya, pergerakan Indeks pada perdagangan hari ini diperkirakan masih berada dalam kondisi tertekan. Adapun kisaran support-resistance IHSG berada di level 5.821-6.027. "Pola pergerakan IHSG hingga saat ini masih terlihat betah berada di fase konsolidasi dan potensi tekanan masih terlihat akan membayangi laju Indeks," ucap William. Dia menilai, pergerakan harga komoditas yang fluktuatif belum mampu memberikan pengaruh terhadap pola pergerakan Indeks , karena kondisi sektor riil di dalam negeri masih melambat. "Hari ini IHSG berpotensi berada dalam tekanan," katanya. Dengan kondisi IHSG yang masih berada dalam tekanan, maka hal itu bisa dimanfaatkan investor dengan mengakumulasi pembelian saham ADHI, WIKA, UNVR, ICBP, GGRM, BBNI, BBCA, BINA dan ASRI. (git/fin)

Berita Terkait