Tumpangi Ojol, Pria Ini Sendirian Demo di Kantor Pusat PDI-Perjuangan

HomePolitikTumpangi Ojol, Pria Ini Sendirian Demo di Kantor Pusat PDI-Perjuangan

JAKARTA– Kantor DPP PDI-Perjuangan yang berada di Jalan Pangeran Diponegoro, Menteng- Jakarta Pusat, didemo oleh Rais Mahu (27) seorang diri. Pria yang merupakan warga Maluku Tengah ini, menyoroti peresmian patung Presiden RI pertama, Soekarno atau Bung Karno di Kota Masohi, Kabupaten Maluku Tengah yang digelar hari ini, Senin (21/6).

Dalam orasinya, Rais menilai ada agenda politik yang dilakukan oleh pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tengah dalam peresmian patung yang dibangun dengan APBD itu.

“Apa yang dilakukan oleh pemerintah Maluku Tengah dalam rangka peresmian Patung Bung Karno, jauh dari cita-cita yang ditanamkan Bung Karno. Bung Karno bukan sekedar Presiden, Bung Karno adalah cerminan perjuangan. Bupati Abua Tuasikal hari ini melakukan peresmian patung Bung Karno. Saya katakan Bung Karno bukan milik PDIP,” kata dia dalam orasinya.

Rais menilai, Bupati Maluku Tengah, Abu Tuasikal telah melakukan sebuah proses yang jauh dari nilai-nilai yang perjuangan yang diajarkan Bung Karno. Dia berujar, Bung Karno adalah milik semua orang Indonesia.

“Bung Karno bagi kami warga Maluku, adalah cermin yang baik dalam perjuangan. Patung Bung Karno dibuat dengan APBD Maluku Tengah, itu artinya, Bung Karno dicintai Masyarakat Maluku Tengah,” katanya.

Selain itu, Rais juga meminta Megawati memecat Ketua DPD PDI-Perjuangan. Sebab acara peresmian itu tidak melibatkan negeri-negeri adat.

“Ketua DPD PDIP Maluku harus dipecat. Ibu Mega harus melakukan pertimbangan lain karena apa yang dibisikan Abua Tuasikal selaku Bupati Malteng jauh dari nilai-nilai dan ajaran Bung Karno. Negeri-negeri adat rakyat Maluku tengah tidak libatkan. Dan terkesan tertutup,” katanya.

“Menurut kami, ada tindakan politik yang tidak baik untuk seorang tokoh besar seperti Bung Karno,” cetusnya.

Setelah kurang lebih 30 menit berorasi di depan Kantor PDIP, Rais Mahu kemudian membubarkan diri dengan tumpangi ojek online.

Adapun Ketua Umum PDI-Perjuangan Megawati Soekarnoputri, hadir secara virtual dalam peresmian patung Bung Karno yang berada di Jalan Protokol Kota Masohi.

Megawati melakukan secara virtual dari kediamannya di jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat.

“Dengan mengucapkan syukur ke hadirat Allah SWT, saya resmikan baileo Bung Karno, monumen Bung Karno, dan jalan Ir. Soekarno di Kota Masohi, kota gotong royong di Maluku Tengah,” ujarnya.

Megawati mengaku, peresmian ini istimewa karena dilakukan di bulan Juni yang merupakan Bulan Bung Karno (BBK). Dia mengatakan, di bulan Juni ada berbagai peristiwa bersejarah. Termasuk lahirnya Pancasila di 1 Juni, kelahiran Bung Karno pada 6 Juni, hingga wafatnya di 21 Juni.

“Sudah 51 tahun lalu Bung Karno wafat kembali ke hadirat Allah SWT. Terima kasih atas doa yang dipanjatkan. Banyak sekali yang mengirim doa haul 51 tahun ini kepada saya,” kata Megawati. (dal/fin).

Baca Juga

Berita Terbaru