Pembatasan Dimulai, Jalanan di Jakarta Lengang

HomeNasionalPembatasan Dimulai, Jalanan di Jakarta Lengang

JAKARTA – Pembatasan mobilitas di DKI Jakarta mulai diberlakukan di 10 titik. Sejak pukul 20.51 WIB , Senin (21/6) malam, polisi mulai memasang pembatas jalan berwana oranye.

Polisi mengarahkan pengendara mobil dan motor yang hendak mengarah ke Jalan Asia-Afrika untuk memutar arah. Mereka tidak diperbolehkan melintasi Jalan Asia Afrika.

Pada pukul 21.15 WIB, tidak ada mobil atau motor yang melintas kawasan tersebut. Di sekitar lokasi pembatasan ada dua plang biru bertuliskan ‘Pembatasan Mobilitas Pengguna Jalan Pada Masa PPKM’ dipasang oleh polisi. Juga ada keterangan pembatasan mulai pukul 21.00 – 04.00 WIB.

Pengendara dari FX Sudirman yang hendak menuju menuju ke Asia Afrika diarahkan ke Patal Senayan. Sedangkan dari Patal Senayan menuju ke Asia Afrika dialihkan ke Sudirman.

Hal serupa juga terjadi di kawasan Kemang Raya. Sejumlah kendaraan diarahkan oleh petugas untuk tidak melintasi jalur tersebut.

Sejumlah tempat usaha di sekitar titik pembatasan juga sudah tutup. Lalu lintas di sekitar terpantau ramai lancar. Aparat gabungan terdiri dari polisi, TNI dan Satpol PP tetap berjaga di titik pembatasan.

Pembatasan mobilitas juga terjadi di kawasan Cikini Raya, Jakarta Pusat. Di sini petugas melakukan pemeriksaan acak KTP warga yang hendak memasuki kawasan Cikini.

Pembatasan mobilitas dimulai pukul 21.00 WIB dengan memasang barier pembatas di sekitar lokasi. “Sebenarnya diambil random saja. Kita ingin tahu apa benar mereka warga sini,” kata Kasatlantas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Lilik Sumardi, Senin (21/6) malam.

Mereka yang diizinkan melintas adalah warga penghuni Cikini Raya, orang yang hendak pergi ke rumah sakit maupun apotek, transportasi umum dan ambulance. Arahan kepada aparat gabungan terkait pengecualian masyarakat yang boleh melewati kawasan ini.

“Kita ada pengecualian penghuni yang rumahnya sekitar sini. Atau mau ke apotek, RS dan penghuni hotel. Untuk 10 titik lainnya juga diperlakukan sama,” jelasnya.

Seperti diketahui, pembatasan mobilitas dimulai Senin (21/6) malam pukul 21.00 sampai pukul 04.00 WIB. Rincian 10 titik yang dilakukan pembatasan:

1. Bulungan dari Traffic Light Bulungan belakang Kejagung sampai dengan kawasan Mahakam

2. Kemang mulai dari pertigaan Kem Chicks kemudian sampai McD, sampai ke ujung arah selatan ke dekat Jalan Benda

3. Gunawarman, Suryo dan SCBD dari Gunawarman depan KFC sampai pertigaan Apotek Senopati sampai lurus ke Santa-Blok S

4. Sabang sepanjang Jalan Sabang

5. Cikini Raya dari Jalan Cikini sampai dengan Raden Saleh

6. Asia Afrika mulai dari Traffic Light pertigaan Hotel Fairmont sampai dengan pertigaan Pakubuwono, Mustopo, Senayan City

7. BKT sepanjang jalan BKT

8. Seluruh kawasan Kota Tua Jakbar mulai dari Hayam Huruk sampai Kunir Stasiun Beos

9. Boulevard Kelapa Gading

10. Kawasan PIK yaitu PIK 2 setelah menyebrang jembatan

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan pembatasan ini untuk menekan laju penularan COVID-19.

Yusri menyebut pembatasan ini harus dilakukan. Karena angka COVID-19 di Jakarta naik signifikan. Bahkan Yusri mengatakan kondisi Jakarta sedang tak baik-baik saja. (rh/fin)

Baca Juga

Berita Terbaru