News

IHSG Di Zona Merah, Seluruh Sektor Terkoreksi di Pembukaan

  JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung melemah di awal perdagangan hari ini, Senin (21/6). IHSG dibuka terkoreksi ke level 5.959 dari sesi penutupan akhir pekan lalu di level 6.006. Kemudian pada pukul 09.06 WIB pagi ini, indeks kian melemah sebesar 1,75 persen atau 105 poin menjadi 5.901. Terpantau indeks sempat menyentuh level tertinggi 5.961 dan di level terendah 5.884. Sebanyak emiten 56 bergerak menguat, 352 emiten melemah dan 111 emiten stagnan. Seluruh sektor bergerak melemah yaitu teknologi -0,09 persen menjadi 10.843, sektor kesehatan -1,43 persen menjadi 1.220, transportasi -0,84 persen menjadi 1.008. Sektor industri dasar -1,49 persen menjadi 1.150, sektor energi -0,84 persen menjadi 735, keuangan -0,79 persen menjadi 1.322, infrastruktur -1,55 persen menjadi 916. Kemudian aneka industri -1,77 persen menjadi 946 dan properti -0,94 persen menjadi 782. Dari indeks Kompas100, emiten yang menjadi top gainer adalah ERAA menguat 0,76 persen, BFIN 0,54 persen, SMSM 0,32 persen. Sementara yang bergerak stabil adalah POWR dan APIC. Kemudian lima emiten yang melemah paling dalam yaitu RAJA -6,48 persen, SCMA -5,92 persen, PNLF -5,34 persen, UNTR -5,27 persen, PNBN -5,08 persen. Mayoritas investor asing dominan membeli saham dengan nilai penjualan nett Rp18,31 miliar dengan volume 841.827 lot. Saham yang paling banyak diburu oleh investor asing yaitu BBRI, BBNI, ERAA, BMRI, UNVR. (git/fin)

Berita Terkait