IHSG Berada Di Rentang Konsolidasi, Sementara Rupiah Diprediksi Melemah
JAKARTA - Laju Indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan masih terkonsolidasi,, pada perdagangan hari ini, Rabu (16/6). Sebelnua, pada perdagangan Selasa (15/6), IHSG diam di level 6.089,038, menguat 0,14 persen atau 8,65 poin. Sepanjang perdagangan kemarin, IHSG bergerak di kisaran 6.051,25 hingga 6.091,37. Dari total keseluruhan konstituen, sebanyak 165 saham berhasil menguat, 337 saham terkoreksi, dan 222 saham berada di posisi yang sama daripada perdagangan sebelumnya. Sementara untuk perdagangan hari ini, CEO Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan pergerakan IHSG hingga saat ini terlihat masih betah berada dalam rentang konsolidasi wajarnya. "Selama resisten level terdekat belum mampu ditembus maka peluang koreksi wajar masih terbuka lebar,” tulis William dalam risetnya, Rabu (16/6). Namun, kata William, masih tercatatnya capital inflow sejak awal tahun yang menunjukkan kepercayaan investor akan pasar modal Indonesia ikut memberikan sentimen bagi pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang. Adapun saham-saham yang dapat dicermati antara lain: BBCA, GGRM, ITMG, JSMR, TBIG, SMRA, dan KLBF. Rupiah Diperkirakan Melemah Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diperkirakan bergerak di zona merah pada perdagangan Rabu, setelah ditutup terkoreksi kemarin. Sebagaimana diketahui, lada perdagangan Selasa (15/6), mata uang Garuda terdepresiasi 0,15 persen menjadi Rp14.225 per dolar AS. Sejak awal tahun, rupiah turun 2,37 persen. Direktur PT TFRX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi memperkirakan rupiah hari ini, Rabu (16/6) akan bergerak fluktuatif cenderung melemah pada rentang Rp14.200 - Rp14.250 per dolar AS. (git/fin)