-advertisement-
-advertisement-
HomePolitikRizal Ramli Bilang Jika Dia Jadi Presiden WiFi Gratis di Seluruh Indonesia

Rizal Ramli Bilang Jika Dia Jadi Presiden WiFi Gratis di Seluruh Indonesia

JAKARTA- Pakar ekonomi Rizal Ramli mengatakan, pemerintah harusnya inovatif untuk bisa mengurangi atau memotong beban bunga utang Rp273 triliun per tahunnya.

Sayangnya, pemerintah tidak melakukan itu. Kini pemerintah melalui Kementerian Keuangan justru akan menarik pajak penambahan nilia (PPN) untuk sembako dan pendidikan.

Rizal Ramli menyebut, jika dia jadi presiden, dia akan melakukan langkah-langkah inovatif untuk mengurangi beban bunga utang tersebut.

“Mohon maaf nih, kalau Rizal Ramli Presiden, Insya Allah kejadian, itu beban utang Rp273 triliun, kita potong jadi setengahnya. Uangnya saya akan pakai WiFi gratis di seluruh Indonesia,” kata Rizal Ramli, dikutip kanal YouTube Karni Ilyas, Senin (14/6).

Dia mengatakan, pemerintah tidak perlu naikkan pajak, tetapi harus memperbaikin ekonomi. Sebab jika ekonomi baik, maka pajak mahal pun tidak dipermasalahkan.

“Biasanya kalau lagi krisis di seluruh dunia, ngga mau naikin pajak kecuali kepepet sekali. Tapi kalau ekonomi sudah naik, maka orang nayar bajak mahal ngga ada masalah. Justru pajak itu diturunin supaya orang ada insentif buat aktif lagi di masa resesi,” katanya.

Lebih lanjut, dia mengaku prihatin dengan wacana PPN sembako dan pendidikan.
Seperti diketahui, wacana tersebut tertuang dalam Draf Revisi Kelima Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (RUU KUP).

“Memang pemerintah lagi panik, lagi kesulitan likuiditas penerimaan pajak rendah. Tapi kok tega-teganya mau kasih pajak PPN kepada sembako, pendidikan dan sebagainya. Mohon maaf ini zalim,” kata Rizal Ramli.

Rizal Ramli mengatakan, dari dulu semenjak Indonesia merdeka, semua presiden selalu menjaga harga sembako. Bahkan diberikan subsidi. Pun demikian dengan pendidikan. Tapi di rezim ini seolah kehilangan akal.

“Ini kok tega, saking paniknya sembako pun mau dinaikin pajak, pendidikan juga. Kaya kehilangan akal,” ujar Rizal Ramli.

Rizal Ramli menyarankan pemerintah agar fokus mengecilkan bunga utang negara. Agar tidak menjadi beban pertahunnya.

“Jadi pokok masalah kita di situ. Kenapa ga fokus ke masalah itu. Caranya gimana, ya lakukan terobosan supaya kewajiban bunga itu bisa dipotong menjadi setengahnya,” pungkasnya. (dal/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-advertisement-
-advertisement-