-advertisement-
-advertisement-
HomePolitikUU ITE Dicabut, Pemerintah Bunuh Diri

UU ITE Dicabut, Pemerintah Bunuh Diri

JAKARTA – Pemerintah menegaskan tidak akan mencabut Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronika (ITE). Mencabut UU sama saja dengan bunuh diri.

“UU ITE tidak akan dicabut. Bunuh diri kalau pemerintah mencabut UU ITE itu,” tegas Menkopolhukam Mahfud MD di Jakarta, Jumat (11/6).

Menurutnya, kesimpulan tersebut diambil setelah berdiskusi dengan sekitar 50 orang narasumber. Antara lain, akademisi, praktisi hukum, lembaga swadaya masyarakat, korban ITE, politikus, dan jurnalis.

UU ITE, lanjutnya, sangat penting dan harus ada. Bahkan kepentingan itu sudah lama muncul. Sehingga UU ini pertama kali dibuat pada 2008 silam.

“Tahun 2008 itu sudah dikatakan penting. Apabila kegiatan digital dan elektronik yang agak liar pada waktu itu dibiarkan, ini akan mengancam keamanan, kedaulatan dan keutuhan bangsa,” papar mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini.

Masalah yang muncul dari Undang-undang ITE adalah pelaksanaannya. Terutama mengenai sejumlah pasal yang dianggap karet. “Pasal karet ini kemudian menimbulkan apa yang disebut kriminalisasi. Kemudian, ada diskriminasi dan perlakuan berbeda,” jelasnya.

Untuk menyelesaikan masalah itu, pemerintah akan membuat dua produk. Pertama adalah Surat Keputusan Bersama antara Menteri Komunikasi dan Informatika, Jaksa Agung, dan Kapolri.

“Surat itu berisi pedoman implementasi agar UU ITE berlaku untuk semua orang. Kedua, adalah revisi terbatas. Dimana, sifatnya semantik dari sudut redaksional, dan substansi uraian-uraiannya. Tujuannya agar menjadi lebih jelas,” pungkasnya.(rh/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-advertisement-
-advertisement-