Masyarakat Rugi Rp117 Triliun akibat Investasi Ilegal

HomeHukum dan KriminalMasyarakat Rugi Rp117 Triliun akibat Investasi Ilegal

JAKARTA – Berbagai Investasi bermunculan belakangan ini. Tidak sedikit yang ternyata adalah investasi ilegal. Akibatnya kerugian yang diderita masyarakat mencapai Rp117 triliun.

Ketua Satgas Waspada Investasi (SWI) Tongam L Tobing dalam keterangan persnya mengatakan berdasarkan data 10 tahun terakhir yang dimiliki pihaknya total kerugian masyarakat akibat mengikuti investasi ilegal mencapai Rp117 triliun.

“Ini merupakan kejahatan terhadap perekonomian masyarakat,” katanya, Jumat (11/6).

Dikatakannya, ada dua hal yang menyebabkan investasi ilegal hingga saat ini masih terus bermunculan di Tanah Air. Walaupun upaya pemberantasan makin masif dilakukan.

Menurutnya, yang pertama adalah perkembangan teknologi. Perkembangan teknologi saat ini sangat memudahkan orang membuat aplikasi secara mandiri.

“Saat ini sangat mudah membuat aplikasi. Sudah ribuan investasi ilegal, tapi masih saja muncul yang baru,” ucapnya.

Selain itu, modus yang ditawarkan penyelenggara investasi ilegal juga semakin beragam. Mulai berkedok perdagangan saham, perdagangan forex, multi level marketing (MLM), hingga investasi money games.

Faktor kedua, berkaitan dengan literasi produk keuangan masyarakat yang masih rendah. Tidak sedikit masyarakat yang mudah tergiur dengan iming-iming keuntungan yang cepat dengan besaran yang tidak masuk akal.

“Perilaku masyarakat kita sangat mudah tergiur dengan imbalan yang tidak logis. Ingin cepat dapat mobil,” ujarnya.

Karenanya, saat ini Satgas Waspada Investasi masih menggencarkan upaya edukasi atau peningkatan literasi masyarakat dengan menggandeng pemangku kepentingan di daerah.

Menurutnya prinsip pengecekan “dua L” yakni legal dan logis bisa menjadi senjata ampuh terbebas dari berbagai modus penipuan investasi.

“Harus legal izin dan ada badan hukumnya kalau tidak ada jangan diikuti. Kemudian logis, bagaimana mungkin kita dapat keuntungan terus tanpa bekerja,” terangnya.(gw/fin)

Baca Juga

Berita Terbaru