Promo BTS Meal McD Baiknya Dihapus

HomeHukum dan KriminalPromo BTS Meal McD Baiknya Dihapus

JAKARTA – Promo menu makanan BTS Meal di McDonald’s telah menimbulkan kerumunan dan berpotensi terjadinya penularan COVID-19. Akibatnya sejumlah gerai McDonald’s pun disegel aparat keamanan karena melanggar protokol kesehatan (prokes).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan pihaknya menyarankan manajemen McDonald’s menghapus sementara promo BTS Meal. Penghapusan demi mencegah terulangnya kerumunan di gerai restoran cepat saji tersebut.

“Kami mengusulkan kemarin supaya aplikasi yang ‘BTS Meal’ itu dihilangkan dulu, jangan sampai terjadi kerumunan seperti ini,” katanya, Kamis (10/6).

Untuk diketahui, buntut dari kerumunan akibat promo BTS Meal sebanyak 32 gerai McDonald’s disegel selama 1×24 jam oleh Satpol PP.

Kepolisian kemudian memanggil sejumlah pengelola gerai untuk memberikan klarifikasi terkait kerumunan massa di gerai mereka.

Pengurus dan manajemen gerainya sudah diklarifikasi Polsek dan Polres. Mereka sudah minta maaf dan akan memperbaiki sistem manajemen yang ada.

“Mereka janji akan memperbaiki bagaimana mekanisme jangan sampai terjadi kerumunan,” katanya.

Sementara Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menegaskan sejumlah gerai McDonald’s ditutup sementara. Selain itu juga dikenakan denda administratif akibat terjadi kerumunan saat promo BTS Meal.

“Jadi, karena ada kerumunan yang luar biasa maka Satpol PP mengambil tindakan, langkah-langkah penyegelan oleh TNI, Polri dan Satgas dan mereka ditutup sementara 1×24 jam,” katanya.

Berdasarkan laporan yang diterimanya, sudah ada belasan gerai McDonald’s yang ditutup sementara seperti di Gambir, Cideng, Kramat Raya, Raden Saleh, Menteng dan beberapa di Jakarta Timur.

Terkait denda, Riza menyebutkan pihaknya menyiapkan besaran denda administratif yang sesuai dengan peraturan daerah dalam masa pandemi ini, yakni Rp50 juta.

“Dendanya seperti biasa Rp50 juta,” katanya.(gw/fin)

Baca Juga

Berita Terbaru