Terlibat Korupsi, Pejabat Asabri Langsung Dipecat

HomeHukum dan KriminalTerlibat Korupsi, Pejabat Asabri Langsung Dipecat

JAKARTA – Warning bagi pejabat dan karyawan PT Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri). Siapapun yang terjerat korupsi akan langsung dipecat.

Ancaman tersebut diutarakan langsung oleh Direktur Utama PT Asabri Wahyu Suparyono. Dia mengatakan tak akan segan-segan memecat siapapun yang melakukan Korupsi di lingkungan PT Asabri.

“Bapak-bapak TNI dan ibu-ibu tidak perlu khawatir saya tegaskan bahwa kalau ada yang korupsi akan langsung saya pecat,” katanya dalam keterangannya, Senin (31/5).

Dia juga mengatakan akan mengganti para pejabatnya meskipun itu sekelas kepala divisi, maupun kepala cabang baik dari berlatar belakang sipil ataupun militer.

“Ini dilakukan tujuan untuk perbaikan manajemen Asabri. Ya saya tidak akan segan-segan untuk mengganti para pejabat, untuk direksi pun demikian,” tegasnya.

Disebutkannya, saat ini ada tujuh divisi yang sudah disempurnakan. Tujuannya agar kerjanya bisa lebih baik lagi ke depannya.

Terkait tata kelola, saat ini juga sudah diperbaiki. Perbaikan itu dalam hal pengeluaran uang, di mana yang boleh tanda tangan mengeluarkan uang hanya dua orang saja. Namun ia tak menyebutkan siapa yang mempunyai kewajiban di bagian itu.

“Hal ini yang di masa lalu tidak bisa kita ulangi lagi. Kita akan perbaiki agar bisa lebih baik lagi. Hal ini dilakukan kalau perusahaan kita mau sehat,” tambahnya.

Sementara, Komisaris Utama PT Asabri Fary Djemi Francis mengatakan semenjak dirinya Wahyu Suparyono dipercayakan memimpin, hal pertama yang dilakukan adalah membenahi BUMN tersebut.

“Kini yang paling kami rasakan adalah lebih pada audit keuangan di tahun 2018 itu disclaimer artinya laporan keuangan terjelek jika kategorikan. Dan kita bersyukur tahun 2020 kita masuk sudah meningkat menjadi wajar dengan pengecualian untuk audit tahun 2019,” tambahnya.

Dan saat audit tahun 2020 yang dilakukan pada tahun 2021, hasil audit menunjukkan wajar tanpa pengecualian. Hal itu berarti bahwa laporan keuangan tahun 2020 sudah masuk dalam kategori terbaik.(gw/fin)

Baca Juga

Berita Terbaru