Kejutan di Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Panggil Arthur Irawan

HomeBolaKejutan di Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Panggil Arthur Irawan

JAKARTA – Terjadi kejutan di timnas Indonesia, pelatih Shin Tae-yong memanggil Arthur Irawan. Bek sayap PSS Sleman itu menjadi pemain baru keenam yang dipanggil untuk mengikuti persiapan jelang Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Pemanggilan ini cukup mengejutkan, pasalnya Arthur bukan pemain langganan timnas Indonesia. Meski mendapatkan kritikan dari sejumlah netizen, PSSI memberikan pembelaan soal pemanggilan tersebut.

“Terkait Arthur Irawan, PSSI melalui coaching staff timnas Indonesia menyatakan bahwa tida bisak mendeskripsikan kualitas satu atau dua pemain. Hal ini karena semua pemain punya kesempatan yang sama untuk dilihat kemampuannya,” tulis PSSI di laman resminya pada Jumat (7/5).

BACA JUGA: PSSI Berencana Memulai Liga Indonesia Pada Awal Juli

“Apalagi saat ini kondisinya ada beberapa pemain yang cedera dan Firza Andika mengundurkan diri dari TC timnas Indonesia karena masih fokus menjalani pendidikan di Akademi TNI Angkatan Udara,” terang PSSI.

Pemanggilan ini menjadi tanda tanya sejumlah netizen soal kapasitas dari Arthur untuk menghuni skuad timnas Indonesia. Bahkan beberapa ada yang menyebut eks Persija jakarta itu sebagai pemain titipan.

“Tolong sadar diri, mundur aja dari timnas daripada jadi beban,” tulis akun bernama @fajrul_falah02 memberikan komentarnya di akun pribadi dari Arthur.

Namun selain cibiran, ada juga dukungan yang diberikan netizen kepada Arthur. Misalnya komentar dari akun @w4hyufrdn_ yang menulis, “Selamat mas Arthur karena telah dipanggil timnas, berikan performa baik mu”.

Sebelum Arthur, lima pemain baru yang dipanggil antara lain M Adi Satryo (PS Sleman), Ilija Spasojevic (Bali United), Rizky Ridho (Persebaya), Ady Setiawan (Persebaya), dan Didik Wahyu W (Tira Persikabo).

Para pemain kini mengikuti pemusatan latihan di Jakarta dan baru akan berangkat ke Uni Emirat Arab (UEA) pada 17 Mei mendatang. Indonesia akan melawan Thailand pada 3 Juni, lalu Vietnam 7 Juni, dan terakhir UEA pada 11 Juni.

Baca Juga

Berita Terbaru