Elektabilitas Naik Jadi Lampu Hijau Prabowo

HomePolitikElektabilitas Naik Jadi Lampu Hijau Prabowo

JAKARTA – Tingginya elektabilitas Prabowo Subianto dalam berbagai survei menjadi lampu hijau bagi menteri pertahanan untuk maju dalam kontestasi 2024 mendatang. Bahkan, internal Partai Gerindra mengklaim jika masih mendukung Prabowo untuk kembali bertarung di Pemilu mendatang.

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan internal partainya selalu mengharapkan Ketua Umum Prabowo Subianto bersedia maju sebagai calon presiden di Pemilu Presiden (Pilpres) 2024.

BACA JUGA: Sembuh dari Covid-19, Suami Joanna Alexandra Tutup Usia

“Gerindra secara internal mengharapkan dan memohon kepada Pak Prabowo agar beliau bersedia maju di tahun 2024. Kita semua mengharapkan itu dan harapan itu sampai sekarang tidak berubah,” kata Muzani, Kamis (6/5).

Dari hasil yang dirilis Lembaga Pendidikan, Penelitian, Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) mencatat elektabilitas Menteri Pertahanan itu sebesar 16,4 persen.

BACA JUGA: 3.000 Suporter Akan Hadir di San Siro, Merayakan Scudetto Inter Milan

Namun menurut Muzani, keputusan politik tersebut belum diambil partainya karena Prabowo meminta agar diberi kesempatan untuk berkonsentrasi menjalankan tugasnya sebagai Menteri Pertahanan.

Dia meyakini Prabowo akan menyampaikan keputusannya pada waktu yang tepat dan apabila hal tersebut sudah disampaikan maka partainya segera mengambil keputusan politik.

BACA JUGA: Asesmen TWK Jadi Alat Cuci Tangan Firli Singkirkan Novel Baswedan dkk

“Apabila beliau (Prabowo) sudah memberikan kepastian, maka kami pasti segera mengambil keputusan politik bahwa calon presiden (capres) yang diajukan Partai Gerindra di 2024 adalah Prabowo Subianto. Itu soal waktu saja,” ujarnya.

Sebelumnya, survei LP3ES menyebutkan figur Ketua Umum Partai Politik yang paling populer atau masuk lima besar adalah Prabowo Subianto (27,6 persen), Megawati Soekarno Putri (23,3 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (21,5 persen), Muhaimin Iskandar (6,8 persen) dan Airlangga Hartarto (6,1 persen).

BACA JUGA: Ada Putusan MK, KPK Sesuaikan Mekanisme Penyadapan, Penggeledahan, dan Penyitaan

Survei tersebut menggunakan sampel ditentukan dengan acak bertingkat atau “Multistage random sampling”, dengan “Margin of error +/- 2,8 persen pada tingkat kepercayaan atau “level of confidence” 95 persen. (khf/fin)

Baca Juga

Berita Terbaru