17, September, 2021

Seluruh Ponpes NU Tidak Mudik

JAKARTA – Seluruh pesantren di lingkungan Nahdliyin dipastikan mematuhi keputusan pemerintah untuk tidak mudik mulai 6 Mei hingga 17 Mei 2021 mendatang. Saat ini, total terdapat 28 ribu pondok pesantren (ponpes) dengan enam juta santri di bawah naungan PBNU di seluruh Indonesia.

“Kami mempunyai tiga ribu Gugus Tugas COVID-19. Kami selalu berkomunikasi antarpondok pesantren. Khususnya di bawah NU. Ketika sekarang tidak diperbolehkan mudik, ya sudah kami tidak mudik,” tegas Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Marsudi Suhud dalam keterangannya, Rabu (5/5).

Menurut Marsudi, larangan santri mudik membawa kontribusi besar agar penularan COVID-19 dapat segera diatasi dengan cepat. “Sesungguhnya yang di pondok rata-rata aman. Anak aman, kalau cek kesehatan, santri yang tidak fit langsung isolasi. Kalau reaktif saja, belum positif, langsung diisolasi,” paparnya.

Adapun santri yang terlanjur pulang, sudah terjadi jauh-jauh hari sebelum pemerintah menetapkan larangan mudik. “Sebelum puasa memang sudah ada yang pulang. Itu biasanya rombongan,” tukasnya.

PBNU, lanjutnya, mengapresiasi pondok pesantren yang mematuhi larangan pemerintah. Dia mendorong pemerintah memberikan apresiasi kepada pesantren yang taat dan patuh terhadap larangan tersebut.(rh/fin)

Rekomendasi Berita Terbaru

Populer