Keminvest Dongkrak Perekonomian? Anis : Harusnya Lewat Rumah Tangga
JAKARTA - Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati menanggapi terkait pembentukkan Kementerian Investasi yang dinilai dapat mendorong banyak investor dari dalam maupun luar datang ke Indonesia.
Anis mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi dipengaruhi oleh empat variabel yaitu konsumsi, investasi, belanja pemerintah dan ekspor.
Investasi dalam ekonomi makro tidak memiliki peran sebesar konsumsi rumah tangga yang menempati urutan terbesar dalam kontribusi sebesar 57 persen terhadap pertumbuhan ekonomi.
“Jadi kalau mau menaikkan yang terbesar adalah dari variabel konsumsi rumah tangga,” ujar, Sabtu (1/4).
Anis Byarwati menyampaikan bahwa indikator konsumsi rumah tangga adalah pembelanjaan dari masyarakat sehingga supplier dapat memasok barang-barang untuk dibelanjakan oleh masyarakat.
Hal ini akan menggerakkan ekonomi sehingga roda perekonomian dapat berjalan dan daya beli masyarakat memiliki hubungan dengan pendapatan.
“Kalau pendapatan di pandemi banyak yang terpuruk yaitu lebih dari 3 juta orang kehilangan pendapatan, ada yang di PHK, ada yang usahanya bangkrut, sehingga mempengaruhi daya beli yang akhirnya mempengaruhi tingkat konsumsi rumah tangga. Secara kasat mata negara-negara sedang fokus dalam menangani pandemi, karena ketika pandemi berakhir, ekonomi dapat bergerak lagi,” tutup Anis. (khf/fin)