18, September, 2021

Keluarga Glazer Jual MU Seharga 80 Triliun, Ada yang Berminat?

MANCHESTER – Keluarga Glazer akhirnya lelah dengan tuntutan yang terus disuarakan oleh para suporter Manchester United. Fans meminta agar pengusaha asal Amerika Serikat tersebut segera menjual Setan Merah.

Dilaporkan The Mirror pada Minggu (25/4), Keluarga Glazer akhirnya membuka diri untuk menjual MU ke investor baru. Namun harga yang dipatok sangat tinggi, mecapai empat miliar poundsterling atau sekitar 80 triliun rupiah.

Selisih satu miliar poindsterling dari nilai taksir harga jual MU yang diprediksi Transfermarkt sekitar tiga miliar poindsteling. Keluarga Glazer tampaknya masih ingin menarik untung besar dari penjualan MU.

BACA JUGA: 11 Klub Serie A Menuntut Hukuman untuk Juventus dan Duo Milan

Kerajaan Glazer di Old Trafford mulai berdiri pada tahun 2005, setelah mereka membeli MU dengan harga 790 juta poundsterling. Pada awal kedatangannya Malcolm Glazer berhasil membawa kejayaan Setan Merah bersama manajer Sir Alex Ferguson.

Namun semakin kesini, kebijakan yang diambil oleh Keluarga Glazer kerap tidak sejalan dengan para suporter. Yang paling fatal adalah keputusan MU untuk bergabung bersama Liga Super Eropa.

Setan Merah bersama Chelsea Liverpool, Manchester City, Arsenal, Tottenham, Real Madrid, Atletico Madrid, Barcelona, Juventus, Inter Milan dan AC Milan menjadi founder dari Liga Super Eropa.

BACA JUGA: UEFA Akan Diskualifikasi Real Madrid dari Liga Champions?

Meski akhirnya MU memutuskan untuk menarik diri dari Liga Super Eropa, namun suporter tetap menuntut Keluarga Glazer untuk segera mundur. Fans United kecewa karena mereka menganggap Glazer telah membuat keputusan yang merusak klub.

Direktur klub, Joel Glazer, sebelumnya sudah menyampaikan permohonan maaf kepada para suporter. Putra dari Malcolm itu mengakui bahwa keputusan mereka bergabung dengan Liga Super Eropa adalah tindakan yang salah.

“MU adalah klub sepak bola dengan sejarah yang panjang, kami meminta maaf sudah merusak tradisi klub. Kami minta maaf atas kericuhan yang terjadi dengan keputusan bergabung bersama Liga Super Eropa,” kata Joel.

 

Rekomendasi Berita Terbaru

Populer