-advertisement-
-advertisement-
HomeEkonomiJadi Pelopor Pembangunan Industri Digital, Pegadaian Diganjar Penghargaan

Jadi Pelopor Pembangunan Industri Digital, Pegadaian Diganjar Penghargaan

 

JAKARTA – Pegadaian diakui menjadi pelopor dalam membangun industri digital, setelah dinobatkan sebagai perusahaan jasa keuangan pertama yang berhasil memperoleh sertifikat INDI 4.0, dari Kementerian Perindustrian.

Penghargaan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita kepada Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Kuswiyoto yang disaksikan langsung Menteri BUMN Erick Thohir, Kamis (22/4) kemarin.

Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Kuswiyoto mengaku bangga dan sangat bersyukur atas pencapaian yang didapat oleh perseroan. Ia berharap penghargaan ini tidak membuat Insan Pegadaian berpuas diri, melainkan tetap bekerja lebih keras lagi untuk terus berinovasi mengikuti perkembangan teknologi.

“Meski berusia 120 tahun, saya ingin Pegadaian menjadi perusahaan yang terus adaptif, tangkas dengan berinovasi dan bertranformasi mengikuti perkembangan teknologi digital agar tetap relevan. Apalagi perilaku masyarakat saat ini sudah beralih dari tradisional menjadi serba digital,” ujar Kuswiyoto, dikutip dari keterangan tertulisnya, Jumat (23/4).

Sementara itu Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang dalam kesempatan yang sama mengatakan, Pegadaian telah menjadi perusahaan jasa keuangan non manufaktur pertama yang melakukan asesmen INDI 4.0 dengan skor sebesar 3,41 (berada pada level Matang dalam menerapkan Industri 4.0), dan telah menerapkan beberapa teknologi industri 4.0 dalam menjalankan aktivitas jasa keuangannya.

“Pada kesempatan ini, Kemenperin memberikan penghargaan dan apresiasi kepada PT Pegadaian (Persero), sebagai perusahaan jasa non-manufaktur pertama yang menginisiasi pelaksanaan INDI 4.0. Oleh karena itu, Kemenperin bersama Kementerian BUMN melakukan kolaborasi yang lebih luas lagi dalam pelaksanaan asesmen INDI 4.0 untuk Badan Usaha Milik Negara dengan tujuan untuk mendukung program Making BUMN 4.0,” ucap Agus.

Hal tersebut melatarbelakangi inisiasi penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang pelaksanaan asesmen Indonesia Industry 4.0 Readiness Index (INDI 4.0) untuk BUMN yang dilakukan oleh Kementerian Perindustrian dan Kementerian BUMN. Penandatanganan dilakukan secara langsung oleh Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang dan Menteri BUMN, Erick Thohir yang digelar Ruang Garuda Kantor Kementerian Perindustrian.

Selain Pegadaian, PT Pupuk Kalimantan Timur juga memperoleh penghargaan yang sama untuk industri manufaktur. Penghargaan diterima oleh Direktur Utama PKT Rahmad Pribadi. Atas keberhasilan kedua BUMN tersebut, asesmen INDI 4.0 akan dilanjutkan pada perusahaan BUMN lainnya sebagai upaya mewujudkan Indonesia 4.0.

“Making Indonesia 4.0 akan berlanjut pada periode 2020-2024, sehingga transformasi ekonomi dapat berjalan baik,” tekad Agus. (git/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-advertisement-
-advertisement-