PKS-Demokrat Makin Mesra

HomePolitikPKS-Demokrat Makin Mesra

JAKARTA – Safari politik Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ke sejumlah partai politik dipastikan masih akan terus berlanjut. Besok (21/4), Presiden PKS Ahmad Syaikhu dijadwalkan akan bertemu dengan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Pertemuan tersebut direncanakan akan berlangsung di Wisma Proklamasi Nomor 41, Jakarta. Dalam pertemuan itu, yang disebut dengan Silaturahmi Kebangsaan, Syaikhu dan AHY kemungkinan akan membahas berbagai persoalan di Indonesia, di antaranya mengenai isu pandemi COVID-19, ekonomi, dan demokrasi.

BACA JUGA: Gara-Gara Output Naik, Harga Minyak Terkoreksi Tajam

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengatakan, komunikasi dan silaturahmi antar partai politik sangat penting. Bukan saja untuk menjembatani perbedaan pandangan yang kadang muncul, melainkan juga untuk menyatukan energi positif dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan bangsa.

“Apalagi, seperti diketahui bersama, Indonesia saat ini sedang menghadapi tiga masalah besar, yaitu di bidang kesehatan (pandemi), ekonomi, dan demokrasi,” katanya, Rabu (21/4).

BACA JUGA: Kementerian PUPR Bangun Infrastruktur Dasar Pendukung Kawasan Industri Terpadu Batang

Ia melanjutkan, kedatangan Syaikhu dan jajaran DPP PKS ke markas Partai Demokrat merupakan kunjungan balasan atas kunjungan petinggi Partai Demokrat ke Kantor DPP PKS beberapa waktu lalu.

“Dalam rangka membuka komunikasi dengan semua partai politik, Partai Demokrat di bawah kepemimpinan Ketua Umum AHY selama setahun terakhir ini sudah melakukan silaturahmi ke Partai Golkar, PKB, PKS, PAN, dan PPP,” kata Herzaky.

BACA JUGA: Dewas KPK Sudah Dengar Dugaan Pemerasan Oknum Penyidik KPK kepada Wali Kota Tanjungbalai

Jajaran pengurus pusat PKS, kata Herzaky, juga mengunjungi kantor pusat beberapa partai politik sebelum ke markas Partai Demokrat.

“Silaturahmi kebangsaan pada bulan baik ini, harapannya bisa memberi kontribusi positif dan teladan baik bagi rakyat Indonesia dalam membangun peradaban politik yang sehat, berlandaskan etika dan moral,” ujarnya. (khf/fin)

Baca Juga

Berita Terbaru